Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

XRP Meroket 7% Harian, Susul Performa Impresif BNB

2026-01-04 | 18:55 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-04T11:55:30Z
Ruang Iklan

XRP Meroket 7% Harian, Susul Performa Impresif BNB

Harga XRP melonjak 7,75% pada Jumat, 3 Januari 2026, menembus level psikologis US$2,00 dan secara signifikan menggeser Binance Coin (BNB) dari posisi keempat dalam daftar kapitalisasi pasar aset kripto global. Kenaikan dramatis ini menandai berakhirnya periode konsolidasi XRP di bawah US$2,00 yang berlangsung selama berminggu-minggu, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$122 miliar, melampaui valuasi BNB yang berada di kisaran US$120 miliar. Sementara itu, BNB hanya mencatat kenaikan moderat sebesar 1% dalam periode yang sama.

Pergeseran peringkat ini terjadi di tengah sentimen pasar kripto yang membaik di awal tahun 2026, didorong oleh kondisi makroekonomi global yang lebih kondusif serta meningkatnya investasi institusional. Lonjakan harga XRP tidak hanya didorong oleh sentimen risiko yang membaik, namun juga oleh beberapa faktor fundamental internal. Salah satunya adalah pemindahan lebih dari 500 juta XRP ke mekanisme escrow yang mengunci suplai hingga tahun 2028, menghapus sekitar US$1,1 miliar XRP dari peredaran dan secara efektif mengurangi likuiditas pasar saat permintaan mulai meningkat.

Secara historis, XRP dan BNB telah terlibat dalam persaingan ketat untuk memperebutkan posisi sebagai aset kripto non-stablecoin terbesar ketiga atau keempat berdasarkan kapitalisasi pasar. Pada Desember 2025, kapitalisasi pasar BNB sekitar US$117,71 miliar, sedikit di atas XRP yang mencapai US$116,36 miliar. Bahkan, pada Oktober 2025, BNB sempat melampaui XRP dengan mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa di atas US$1.280, didukung oleh peningkatan aktivitas di jaringan BNB Chain dan minat investor institusional. Namun, kenaikan tajam XRP terbaru ini mengembalikan dinamika persaingan tersebut, dengan volume perdagangan 24 jam XRP mencapai sekitar US$2,41 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang lebih intens dibandingkan BNB yang mencatat sekitar US$1,4 miliar pada akhir 2025.

Katalis utama lain yang terus membentuk prospek XRP adalah spekulasi seputar penyelesaian kasus hukum Ripple dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat. Meskipun kasus ini masih berlanjut hingga Januari 2026, harapan akan kejelasan regulasi telah menarik minat institusional. Standard Chartered, misalnya, memprediksi harga XRP dapat mencapai US$8 pada akhir 2026, didorong oleh kejelasan regulasi dan peningkatan eksposur institusional. Dana yang mengalir ke produk ETF XRP telah mencapai lebih dari US$1,25 miliar hingga akhir Desember, menunjukkan minat institusi yang terstruktur. Selain itu, kemajuan teknologi Ripple dalam pembayaran lintas batas serta pertumbuhan stablecoin Ripple USD (RLUSD) juga menjadi faktor pendukung.

Analis teknikal mengamati bahwa XRP saat ini sedang menguji rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 21 bulan pada grafik bulanan, sebuah level kunci yang pada Desember 2017 mendahului lonjakan tajam XRP menuju rekor tertinggi sepanjang masa. Analis "CW" bahkan mengidentifikasi pergerakan saat ini sebagai awal "Fase 4" untuk XRP, dengan prioritas utama menembus rekor harga tertinggi sepanjang masa sebelumnya di US$3,65. Namun, ada peringatan bahwa lonjakan besar di masa lalu kerap diikuti oleh koreksi tajam.

Meskipun prospek jangka panjang XRP terlihat menjanjikan dengan dukungan fundamental dan sentimen pasar yang positif, beberapa analis menggarisbawahi perlunya kehati-hatian. Christopher Tahir, Co-founder Cryptowatch, berpendapat bahwa rebound di awal 2026 belum mencerminkan perubahan tren yang solid dan masih sangat bergantung pada narasi yang berkembang serta kondisi likuiditas global. Senada, Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur menyoroti bahwa penguatan harga adalah respons jangka pendek pasca tekanan jual, dan dukungan permintaan yang kuat serta konsisten belum terlihat. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat perkembangan regulasi, aliran dana institusional, dan dinamika pasar makro yang lebih luas untuk menavigasi volatilitas yang inheren dalam aset kripto.