Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Prajogo Pangestu Perkuat Portofolio BRPT dengan Akuisisi 3 Juta Saham

2026-01-20 | 06:05 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-19T23:05:11Z
Ruang Iklan

Prajogo Pangestu Perkuat Portofolio BRPT dengan Akuisisi 3 Juta Saham

Prajogo Pangestu, salah satu taipan terkaya di Indonesia, kembali memperkuat kepemilikannya di PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan mengakuisisi tambahan 3 juta lembar saham perusahaan pada awal Januari 2026, menegaskan kepercayaannya pada prospek jangka panjang konglomerat yang sebagian besar bergerak di sektor petrokimia dan energi tersebut. Pembelian ini dilakukan melalui transaksi pasar yang menambah akumulasi saham Prajogo di BRPT, yang mana ia adalah pemegang saham pengendali. Langkah ini terjadi di tengah spekulasi pasar mengenai arah strategis Barito Pacific ke depan, menyusul fluktuasi harga komoditas dan dorongan global menuju energi bersih.

Akuisisi 3 juta saham ini menambah porsi kepemilikan Prajogo Pangestu di BRPT, yang per November 2024 mencapai 71,15% melalui PT Barito Pacific Tbk dan kepemilikan tidak langsung melalui Green Era Pte Ltd. Transaksi ini bukan kali pertama Prajogo meningkatkan kepemilikan secara signifikan. Pada tahun 2023, ia juga melakukan serangkaian pembelian saham BRPT, termasuk 4,5 juta lembar pada September 2023. Pergerakan ini kerap diinterpretasikan sebagai sinyal positif oleh pasar, mengingat posisi Prajogo sebagai pendiri dan otak di balik kerajaan bisnis Barito Pacific Group, yang juga menaungi entitas publik seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

BRPT sendiri merupakan induk dari beberapa perusahaan besar di sektor energi dan petrokimia. Anak usaha utamanya, Chandra Asri Pacific, adalah produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia. Selain itu, BRPT juga memiliki Star Energy Geothermal, perusahaan energi panas bumi terkemuka, dan baru-baru ini memperluas portofolio energi terbarukan melalui Barito Renewables Energy yang melantai di bursa pada Oktober 2023. Diversifikasi ini menempatkan BRPT pada persimpangan antara industri tradisional dan sektor energi masa depan, sebuah posisi yang mungkin menjadi dasar dari keputusan investasi Prajogo.

Analis pasar sering kali mencermati langkah-langkah investor pengendali seperti Prajogo Pangestu sebagai indikator kepercayaan internal terhadap valuasi dan prospek pertumbuhan perusahaan. Pembelian saham di tengah kondisi pasar yang dinamis dapat menandakan keyakinan Prajogo terhadap fundamental BRPT dan strategi ekspansinya, terutama dalam konteks transisi energi dan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Investasi Prajogo ini berpotensi memberikan sentimen positif kepada investor ritel dan institusional lain, serta menggarisbawahi komitmen jangka panjangnya terhadap Barito Pacific Group. Ini juga dapat diartikan sebagai upaya konsolidasi kepemilikan menjelang potensi restrukturisasi atau inisiatif strategis lain dalam grup. Namun, dampak penuh dari akumulasi saham ini akan terlihat seiring dengan perkembangan kinerja operasional BRPT dan langkah-langkah korporasi yang akan diambil di masa mendatang.