Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Investasi Kripto Palsu Utah: Pria Dipenjara 3 Tahun Usai Perdaya Investor

2026-01-18 | 05:36 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-17T22:36:28Z
Ruang Iklan

Investasi Kripto Palsu Utah: Pria Dipenjara 3 Tahun Usai Perdaya Investor

Brian Garry Sewell, 54, dari Washington County, Utah, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara federal pada 15 Januari 2025, karena mengoperasikan skema penipuan investasi mata uang kripto yang merugikan investor lebih dari 2,9 juta dolar AS dan menjalankan bisnis pengiriman uang tanpa izin yang memproses lebih dari 5,4 juta dolar AS dalam bentuk tunai untuk dikonversi menjadi kripto. Keputusan tersebut, yang dijatuhkan oleh Hakim Distrik AS Ann Marie McIff Allen, juga mengharuskan Sewell untuk menjalani tiga tahun masa pembebasan yang diawasi dan membayar restitusi lebih dari 3,6 juta dolar AS kepada para korban dan lembaga federal.

Sewell mengaku bersalah atas penipuan kawat (wire fraud) dan mengoperasikan bisnis pengiriman uang ilegal. Menurut Kantor Kejaksaan Agung AS untuk Distrik Utah, skema penipuan investasi Sewell berlangsung antara Desember 2017 dan April 2024. Ia memikat setidaknya 17 investor dengan mengklaim memiliki keahlian dan latar belakang profesional yang memungkinkannya memberikan keuntungan investasi kripto yang tinggi, termasuk janji-janji palsu tentang gelar dari Johns Hopkins University dan Stanford University serta pengelolaan dana lindung nilai kripto yang sukses. Namun, klaim tersebut terbukti palsu; Sewell hanya memiliki GED, dan dana investor disalahgunakan alih-alih diinvestasikan seperti yang dijanjikan. Dana yang dikumpulkan dari korban melalui "American Bitcoin Academy" dan "Rockwell Fund" yang diiklankan, yang diklaim menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi pembelajaran mesin, ternyata tidak pernah ada.

Secara terpisah, antara Maret dan September 2020, Sewell mengoperasikan Rockwell Capital Management sebagai bisnis pengiriman uang ilegal, mengkonversi lebih dari 5,4 juta dolar AS dalam bentuk tunai menjadi mata uang kripto untuk klien pihak ketiga. Pihak berwenang menyatakan bahwa beberapa klien ini memiliki hubungan dengan skema penipuan investasi dan perdagangan narkoba. Sewell membebankan biaya transaksi namun mengabaikan peraturan pendaftaran dan pelaporan yang disyaratkan berdasarkan undang-undang anti-pencucian uang AS. Hukuman penjara untuk kedua kasus tersebut berjalan secara bersamaan.

Kasus ini menyoroti peningkatan risiko penipuan aset digital seiring dengan adopsi kripto yang lebih luas dan semakin ketatnya pengawasan penegakan hukum federal terhadap kejahatan terkait kripto. FBI Special Agent in Charge Robert Bohls menyatakan bahwa Sewell menyesatkan para korban dengan menjanjikan keuntungan yang tidak dapat ia hasilkan, menyebabkan keluarga-keluarga menanggung kerugian finansial yang serius. Pelaksana Tugas Agen Khusus yang Bertanggung Jawab di Kantor Lapangan IRS-CI Phoenix, Jarom Gregory, menambahkan bahwa hukuman ini mengakhiri skema penipuan investasi multi-juta dolar yang menggunakan operasi bisnis pengiriman uang tanpa izin untuk menipu investor dan mencuri ratusan ribu dolar dari pemerintah federal.

Dalam konteks yang lebih luas, penipuan mata uang kripto telah menunjukkan peningkatan signifikan. Kerugian akibat penipuan kripto di Amerika Serikat meningkat dari 0,2 miliar dolar AS pada tahun 2020 menjadi 9,3 miliar dolar AS pada tahun 2024. Melalui tiga kuartal pertama tahun 2025, konsumen kehilangan 1,5 miliar dolar AS karena penipuan kripto, menjadikan kripto sebagai metode pembayaran teratas untuk penipuan investasi. Pada tahun 2024, Internet Crime Complaint Center (IC3) FBI menerima 41.557 laporan penipuan investasi mata uang kripto, meningkat 29% dari tahun sebelumnya, dengan kerugian terkait mencapai 5,7 miliar dolar AS, melonjak 47% dari tahun 2023.

Hukuman terhadap Sewell menggarisbawahi upaya berkelanjutan oleh lembaga penegak hukum AS untuk mengatasi penipuan dalam ekosistem aset digital yang berkembang pesat. Kasus ini menjadi peringatan bagi operator bisnis kripto mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi anti-pencucian uang dan kewajiban pendaftaran. Bagi investor, keputusan ini menegaskan perlunya uji tuntas yang cermat dan skeptisisme terhadap janji-janji keuntungan yang tidak realistis dalam investasi mata uang kripto. Peningkatan kasus seperti ini mengindikasikan bahwa otoritas federal semakin efektif dalam mengidentifikasi dan menindak pelaku kejahatan siber yang memanfaatkan kerumitan pasar kripto untuk keuntungan ilegal.