Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Sony Luncurkan Stablecoin: Revolusi Pembayaran Digital di Ekosistem Gaming & Anime

2025-12-07 | 04:57 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T21:57:46Z
Ruang Iklan

Sony Luncurkan Stablecoin: Revolusi Pembayaran Digital di Ekosistem Gaming & Anime

Tokyo – Sony Group, raksasa teknologi dan hiburan global, dikabarkan akan memasuki pasar stablecoin dengan meluncurkan stablecoin yang dipatok ke dolar AS pada tahun fiskal 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk merevolusi pembayaran digital di seluruh ekosistem hiburannya, termasuk game PlayStation dan layanan anime seperti Crunchyroll.

Inisiatif ini dipimpin oleh Sony Bank, lengan keuangan online perusahaan, yang telah mengajukan dokumen kepada regulator AS, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC), pada Oktober 2024. Pengajuan tersebut untuk mendirikan anak perusahaan baru bernama Connectia Trust, yang akan mengelola operasi stablecoin di bawah peraturan perbankan Amerika. Keputusan untuk fokus pada dolar AS, meskipun Jepang memiliki kerangka kerja stablecoin sendiri, didorong oleh pertimbangan strategis bisnis dan peraturan, mengingat ketergantungan bisnis digital inti Sony pada dolar AS untuk transaksi global.

Stablecoin yang didukung dolar AS ini diharapkan dapat memangkas biaya pemrosesan kartu kredit yang saat ini dikeluarkan Sony untuk setiap transaksi. Dengan mengeliminasi biaya-biaya ini, Sony berpotensi menawarkan harga yang lebih rendah kepada konsumen atau meningkatkan margin keuntungannya. Pasar AS merupakan target utama karena menyumbang sekitar 30% dari penjualan eksternal Sony Group.

Untuk mendukung peluncuran stablecoin ini, Sony Bank telah bermitra dengan Bastion, penyedia teknologi stablecoin yang berbasis di AS. Bastion akan menjadi penyedia tunggal untuk penerbitan stablecoin, pengelolaan cadangan, dan layanan kustodian. Lengan investasi Sony juga turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan Bastion senilai $14,6 juta, menandakan kemitraan yang mendalam.

Langkah Sony ke dalam pasar stablecoin merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas ke dalam teknologi Web3. Sebelumnya, Sony telah meluncurkan Soneium pada Januari 2025, sebuah jaringan Layer-2 Ethereum yang dikembangkan bekerja sama dengan Startale Group, untuk mendukung kreator konten digital dan menjembatani layanan internet tradisional (Web2) dengan dunia Web3 yang terdesentralisasi. Bahkan, Startale Group telah meluncurkan stablecoin tingkat institusional mereka sendiri, USDSC, untuk ekosistem Soneium.

Peluncuran stablecoin Sony bertepatan dengan periode pertumbuhan pesat untuk stablecoin. Nilai pasar total mata uang digital yang didukung dolar kini melebihi $306 miliar, dengan proyeksi pertumbuhan signifikan di masa mendatang. Pengesahan GENIUS Act oleh Kongres AS pada Juli 2025 juga telah menciptakan kerangka kerja hukum yang lebih jelas untuk perusahaan stablecoin, memberikan kepercayaan diri lebih bagi bisnis untuk memasuki pasar.

Bagi pengguna PlayStation dan layanan anime, stablecoin Sony diharapkan akan berfungsi sebagai metode pembayaran opsional di samping metode yang sudah ada, berpotensi menawarkan transaksi yang lebih cepat dan lancar. Ke depannya, Sony dapat mengembangkan fitur-fitur yang lebih canggih, seperti imbalan stablecoin untuk menyelesaikan game atau program loyalitas lintas platform di seluruh ekosistem hiburannya. Meskipun akan menghadapi pengawasan regulasi dan potensi oposisi dari bank-bank tradisional, komitmen Sony terhadap inovasi pembayaran digital ini tampak kuat.