Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Prabowo Instruksikan Percepatan Penyaluran Energi di Aceh-Sumut

2025-12-07 | 10:25 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-07T03:25:59Z
Ruang Iklan

Prabowo Instruksikan Percepatan Penyaluran Energi di Aceh-Sumut

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan pemulihan listrik di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, menyusul dampak bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera. Permintaan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 6 Desember 2025, serta dalam pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 4 Desember 2025.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pemulihan layanan energi sebagai kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana. Ia meminta laporan terkini dan paling rinci terkait situasi di lapangan, khususnya di wilayah-wilayah terisolir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Presiden juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan pemulihan akses jalur darat guna mempercepat suplai logistik, terutama BBM, yang sempat terhambat akibat putusnya sejumlah ruas jalan dan jembatan utama.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa pasokan listrik di Aceh terus dalam proses pemulihan setelah jaringan transmisi dari Arun dengan kapasitas sekitar 200 megawatt mengalami gangguan akibat banjir. Target pemulihan listrik di Aceh, khususnya untuk Banda Aceh, Bireuen, dan beberapa wilayah lain yang dicakup dari Arun, diperkirakan paling lambat dapat menyala penuh pada Sabtu atau Minggu, 6-7 Desember 2025. Pemulihan listrik juga terus dilakukan di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga, Sumatera Utara, yang telah mulai menyala meskipun belum sepenuhnya pulih maksimal. Presiden Prabowo secara khusus meminta Direktur Utama PLN untuk mengambil tindakan cepat agar pemulihan jaringan listrik di tiga provinsi tersebut dapat selesai dalam waktu singkat, dengan harapan seluruh wilayah bisa kembali menyala dalam dua hari ke depan.

Terkait ketersediaan BBM, Menteri ESDM memastikan bahwa stok dalam kondisi aman, namun distribusi di beberapa titik sempat terganggu akibat terputusnya akses jalan. Pemerintah menerapkan berbagai skema distribusi darurat, termasuk penggunaan genset dan pengalihan mobilisasi pasokan menggunakan truk tangki. Untuk menghindari penumpukan dan antrean, penggunaan barcode sementara untuk pembelian BBM di daerah bencana juga ditiadakan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melaporkan bahwa per 4 Desember 2025, sebanyak 696 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau 96% dari total 727 SPBU di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah beroperasi menyalurkan BBM, dengan beberapa di antaranya memperpanjang jam layanan hingga 24 jam.

Distribusi liquefied petroleum gas (LPG) juga mulai menunjukkan perbaikan meskipun belum sepenuhnya optimal. Menteri ESDM menjelaskan bahwa pola suplai kini disesuaikan agar lebih efisien, dengan sumber pasokan untuk Tapanuli Tengah, Nias, dan Sibolga dialihkan dari Dumai ke Sumatera Barat yang kini menjadi pusat distribusi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemulihan sektor energi merupakan kebutuhan mendesak yang menyangkut aktivitas rumah tangga, layanan kesehatan, distribusi bantuan, hingga kegiatan ekonomi, sehingga seluruh jajaran diminta bekerja maksimal agar pelayanan publik segera kembali normal. Presiden juga menyatakan akan terus memantau situasi lapangan dan berencana untuk kembali meninjau daerah terdampak bencana apabila kondisi memungkinkan.