Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Damri Luncurkan Transportasi Gratis Dukung Pemulihan Bencana Aceh

2025-12-21 | 18:46 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-21T11:46:36Z
Ruang Iklan

Damri Luncurkan Transportasi Gratis Dukung Pemulihan Bencana Aceh

Perusahaan Umum Daerah Angkutan Kota (DAMRI) telah mengoperasikan layanan angkutan perintis gratis pada rute Peureulak–Peunaron di Aceh Timur, menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini. Inisiatif yang dimulai pada 21 Desember 2025 ini bertujuan vital untuk memulihkan mobilitas masyarakat serta menjaga konektivitas wilayah terdampak yang terisolasi.

Layanan ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan mendesak pascabencana, memungkinkan warga mengakses kebutuhan dasar seperti aktivitas belanja dan mobilitas ekonomi harian. Angkutan perintis gratis tersebut beroperasi setiap hari, berangkat pukul 08.00 WIB dari Terminal Peureulak, dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam yang disesuaikan dengan kondisi infrastruktur jalan yang masih dalam tahap pemulihan.

Head of Corporate Communication Damri, Septian Adri, menegaskan bahwa kehadiran Damri ini merupakan bagian dari peran sosial perusahaan sebagai operator transportasi publik. "Damri hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses transportasi di tengah keterbatasan pascabencana. Layanan Peureulak–Peunaron ini kami jalankan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan mobilitas warga, khususnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Septian.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah memicu kerugian ekonomi nasional yang masif, mencapai Rp68,67 triliun. Angka ini diperkirakan menekan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 0,29 persen. Secara regional, ekonomi Aceh diperkirakan menyusut sekitar 0,88 persen atau setara Rp2,04 triliun.

Hingga 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total korban jiwa di tiga provinsi tersebut telah mencapai 914 orang, menunjukkan skala darurat kemanusiaan yang signifikan. Pengamat ekonomi Dr. Rustam Effendi, SE., M.Econ, menyoroti hilangnya pendapatan bagi banyak pelaku usaha, petani, nelayan, pedagang, dan UMKM, serta peningkatan beban hidup masyarakat akibat inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok pascabencana.

Langkah Damri ini juga selaras dengan inisiatif yang lebih luas dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program "BUMN Peduli". Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN telah mengerahkan 1.066 relawan dan 109 armada truk bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak, dengan Aceh menjadi salah satu prioritas penyaluran awal. Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menekankan bahwa peran BUMN dalam penanganan bencana adalah tanggung jawab kebangsaan.

Layanan transportasi perintis gratis seperti yang disediakan Damri sangat krusial dalam fase pemulihan pascabencana. Ini tidak hanya menjamin akses masyarakat terhadap kebutuhan esensial, tetapi juga membantu menstabilkan pasokan barang dan harga di wilayah pedalaman, yang vital untuk mencegah kemiskinan ekstrem. Pemulihan ekonomi Aceh akan memerlukan waktu, strategi terukur, dan intervensi berkelanjutan, dengan transportasi sebagai urat nadi yang mendukung kebangkitan kembali aktivitas sosial dan ekonomi.