:strip_icc()/kly-media-production/medias/4954030/original/059886300_1727353760-fotor-ai-20240926192844.jpg)
Ant International dan HSBC sedang mengintensifkan uji coba transfer tokenisasi lintas batas, menandai langkah signifikan dalam evolusi pembayaran global. Kolaborasi ini melibatkan penyelesaian Proof of Concept (POC) yang sukses untuk transfer deposit yang ditokenisasi secara lintas batas, memanfaatkan standar ISO 20022. Inisiatif ini menggabungkan infrastruktur blockchain milik Ant International dengan Layanan Deposit Tokenisasi (TDS) HSBC yang baru diluncurkan, serta jaringan perpesanan global Swift.
POC ini merupakan tonggak penting dalam upaya Ant International, HSBC, dan Swift untuk membantu bisnis membuka potensi penuh tokenisasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan manajemen likuiditas, memungkinkan keuangan yang dapat diprogram, dan memfasilitasi penyelesaian real-time 24/7. Uji coba awal melibatkan pergerakan kas secara real-time antara HSBC Singapura dan HSBC Hong Kong melalui Layanan Deposit Tokenisasi.
Penerapan standar ISO 20022 sangat krusial, karena ini adalah pertama kalinya protokol dan jaringan Swift digunakan bersama untuk mengirim deposit yang ditokenisasi secara lintas batas. Standar ini memungkinkan pertukaran data pembayaran yang jauh lebih besar dibandingkan standar saat ini, berkontribusi pada efisiensi yang lebih baik.
Salah satu inovasi utama dari kolaborasi ini adalah pengembangan protokol umum bersama Swift dan HSBC. Protokol ini menyederhanakan konektivitas dengan mengurangi kebutuhan Ant International untuk menjalin pengaturan bilateral terpisah dengan masing-masing bank. Ini mengintegrasikan transparansi dan kemampuan program dari uang yang ditokenisasi dengan infrastruktur pembayaran yang sudah mapan, menambahkan lapisan keamanan dan kepatuhan tambahan melalui jaringan Swift. Sistem ini juga memperluas proses anti-pencucian uang (AML), kontrol penipuan, dan infrastruktur HSBC yang ada ke dalam penawaran deposit yang ditokenisasi.
Menurut Shirish Wadivkar, Global Head of Payments and Cash Management di Swift, integrasi format data ISO 20022 dengan teknologi baru seperti blockchain membawa nilai signifikan bagi komunitas. Integrasi ini tidak hanya mempercepat pemrosesan pembayaran tetapi juga meningkatkan penyaringan AML dan sanksi. Lewis Sun, Global Head of Domestic Payments and Emerging Payments di HSBC, menambahkan bahwa dengan memungkinkan deposit yang ditokenisasi bergerak dengan aman dan efisien lintas batas, klien korporat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola likuiditas secara global, dengan familiaritas perbankan tradisional dan manfaat infrastruktur digital generasi berikutnya.
Ant International sebelumnya telah menjadi klien pertama yang menggunakan Layanan Deposit Tokenisasi HSBC untuk pembayaran lintas batas, yang diluncurkan oleh HSBC untuk manajemen kas korporat di Hong Kong pada bulan Mei 2025. Layanan ini memanfaatkan teknologi distributed ledger (DLT) untuk mengubah deposit bank menjadi token yang dapat ditransfer, memungkinkan penyelesaian instan, pembayaran yang dapat diprogram, dan operasi treasury 24/7.
Organisasi-organisasi tersebut berencana untuk terus membangun dasar POC ini, mengeksplorasi uji coba pilot dan kasus penggunaan komersial di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memandu upaya standardisasi seputar deposit yang ditokenisasi di bawah ISO 20022, mendukung evolusi infrastruktur uang digital.