Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kereta Rp 3.000 untuk Petani-Pedagang: Meluncur Perdana 1 Desember 2025

2025-11-29 | 19:02 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T12:02:15Z
Ruang Iklan

Kereta Rp 3.000 untuk Petani-Pedagang: Meluncur Perdana 1 Desember 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter bersiap mengoperasikan layanan kereta khusus untuk petani dan pedagang mulai tanggal 1 Desember 2025. Inovasi ini hadir untuk memfasilitasi mobilitas para petani dan pedagang dalam mendistribusikan hasil panen dan barang dagangan mereka dengan lebih efisien dan terjangkau. Layanan ini akan memberlakukan tarif sebesar Rp 3.000, yang disubsidi oleh pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO), memastikan harga yang ramah bagi pelaku ekonomi rakyat.

Pada tahap awal, "Kereta Petani dan Pedagang" ini akan melayani rute Merak-Rangkasbitung pulang-pergi, dengan rencana perpanjangan jalur hingga Stasiun Tanah Abang. Sebanyak 14 perjalanan akan tersedia setiap hari, dengan jam operasional yang disesuaikan dengan aktivitas pagi dan sore para petani serta pedagang.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa kereta ini merupakan bentuk subsidi langsung kepada petani dan pedagang yang mungkin kesulitan menyewa mobil atau truk untuk mengangkut barang dagangan mereka. Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh program ini sebagai upaya memperkuat ekonomi rakyat kecil dan menekan disparitas harga antara desa dan kota.

Modifikasi khusus telah dilakukan pada Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) untuk memenuhi kebutuhan unik para pengguna. Jumlah tempat duduk dikurangi dari 106 menjadi 73 untuk menciptakan ruang tengah yang lebih lapang, memungkinkan pengangkutan barang dagangan secara lebih leluasa. Pintu bordes diperlebar dari 800 mm menjadi 900 mm, dan sekat partisi dihilangkan untuk memperlancar akses keluar masuk barang. Meskipun begitu, fasilitas toilet dan rak bagasi tetap dipertahankan demi kenyamanan penumpang. Sebanyak delapan unit kereta telah disiapkan untuk operasional awal, dan KAI berencana untuk terus menambah kapasitas serta memperluas jalur layanan di masa mendatang.

Uji coba statis telah dilaksanakan pada 14-15 Agustus 2025 di Balai Yasa Surabaya Gubeng, diikuti dengan uji dinamis rute Surabaya Gubeng-Lamongan pada 15 Agustus 2025, guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional.

KAI Commuter juga telah menetapkan beberapa aturan bagi pengguna layanan ini. Barang dagangan yang diperbolehkan adalah maksimal 2 koli atau 2 tentengan, dengan dimensi maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm per koli. Barang-barang berbau menyengat, hewan ternak, barang mudah terbakar, serta senjata tajam atau api dilarang dibawa dalam kereta ini. Bagi masyarakat yang belum terdaftar namun ingin menggunakan layanan, tiket dapat dibeli langsung di loket pada hari keberangkatan, selama persediaan masih ada.