Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

IHSG Makin Melesat: Penguatan Berlanjut, Capai 5.753 Poin

2025-11-30 | 23:01 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-30T16:01:43Z
Ruang Iklan

IHSG Makin Melesat: Penguatan Berlanjut, Capai 5.753 Poin

Pasar modal Indonesia terus menunjukkan performa yang solid dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang secara konsisten bergerak di zona hijau, mencerminkan kepercayaan investor yang meningkat di tengah dinamika ekonomi global. Pada penutupan sesi perdagangan terakhir, IHSG tercatat berada di level 8.557,39 pada Rabu, 26 November 2025, melanjutkan tren penguatan yang signifikan. Angka ini menandai kenaikan 0,42 persen atau 35,50 poin pada sesi tersebut.

Mengingat perjalanan panjang indeks saham nasional, topik mengenai IHSG yang "parkir di 5.753" sesungguhnya merujuk pada periode historis di pasar modal Indonesia. Sebagai perbandingan, pada pertengahan tahun 2017, tepatnya 20 Juni 2017, IHSG pernah menguat dan parkir di level 5.751. Pergerakan pasar saat ini, di mana IHSG berada di kisaran 8.000-an, menunjukkan evolusi dan pertumbuhan pasar yang substansial sejak titik historis tersebut. Misalnya, pada 7 Oktober 2025, IHSG berhasil naik 0,36% ke 8.169,28, didorong oleh sektor transportasi dan energi. Sementara itu, pada 29 September 2025, IHSG juga ditutup di posisi 8.123,245 atau naik sebanyak 23,912 poin, setara 0,30 persen.

Penguatan IHSG yang berkelanjutan ini didukung oleh berbagai faktor, termasuk optimisme seluruh pemangku kepentingan dan meningkatnya kepercayaan investor di tengah dinamika ekonomi global. Kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi juga berkontribusi dalam menciptakan sentimen positif, yang semakin memperkuat kepercayaan pelaku pasar terhadap pasar modal Indonesia.

Pada beberapa sesi perdagangan terkini, sejumlah sektor mengalami kenaikan yang menopang pergerakan indeks. Sektor-sektor seperti teknologi, energi, infrastruktur, kesehatan, bahan baku, keuangan, properti, siklikal, dan non-siklikal turut berkontribusi dalam penguatan IHSG. Sektor industri dasar dan kimia juga menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 4,53 persen pada salah satu sesi perdagangan September 2025.

Volume dan nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. Pada jeda makan siang Rabu, 26 November 2025, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 32,21 miliar saham dengan nilai transaksi Rp14,59 triliun, yang ditransaksikan sebanyak 1,65 juta kali. Pada pekan 15-19 September 2025, nilai transaksi harian BEI meningkat 47,01 persen menjadi Rp28,55 triliun, dengan rata-rata volume transaksi harian tercatat sebesar 42 miliar lembar saham. Investor asing juga mencatatkan nilai beli bersih senilai Rp2,87 triliun dalam pekan tersebut.

Meskipun laju penguatan pasar modal bisa berfluktuasi sepanjang hari perdagangan, seperti yang terlihat pada 29 September 2025 di mana IHSG sempat naik turun sebelum akhirnya menanjak jelang penutupan, tren jangka panjang tetap menunjukkan indikasi positif. Rekor tertinggi IHSG dan kapitalisasi pasar saham yang dicatatkan pada pekan 15-19 September 2025 menegaskan kondisi pasar modal yang solid.