Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

MSCI Tunda Delisting Perusahaan Kripto dari Indeksnya

2026-01-08 | 03:47 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-07T20:47:04Z
Ruang Iklan

MSCI Tunda Delisting Perusahaan Kripto dari Indeksnya

MSCI, penyedia indeks global terkemuka, pada Selasa, 6 Januari 2026, menunda rencana untuk mengeluarkan perusahaan yang berfokus pada aset kripto, yang dikenal sebagai Digital Asset Treasury Companies (DATCOs), dari indeks ekuitas globalnya. Keputusan ini, yang berlaku untuk tinjauan indeks Februari 2026, menghindari potensi penjualan paksa saham bernilai miliaran dolar oleh dana pasif dan memberikan jeda bagi perusahaan seperti Strategy milik Michael Saylor, yang telah mengumpulkan Bitcoin secara signifikan di neraca keuangannya.

Sebelumnya, pada Oktober 2024, MSCI melayangkan proposal untuk menghapus perusahaan-perusahaan yang kepemilikan aset digitalnya mencapai 50% atau lebih dari total aset mereka, dengan alasan bahwa entitas semacam itu lebih menyerupai dana investasi daripada perusahaan operasional. Usulan tersebut memicu kekhawatiran serius di kalangan investor dan perusahaan, dengan beberapa analis memperkirakan arus keluar paksa antara $10 miliar hingga $15 miliar jika kebijakan tersebut diterapkan. Strategy, misalnya, yang memiliki sekitar 673.783 Bitcoin, diperkirakan dapat menghadapi arus keluar sebesar $2,8 miliar jika dihapus dari indeks MSCI.

Keputusan penundaan ini diambil setelah konsultasi ekstensif dengan investor institusional yang menyoroti kekhawatiran mengenai klasifikasi, volatilitas neraca, dan metodologi indeks. Meskipun MSCI mengakui bahwa beberapa DATCO memiliki karakteristik yang mirip dengan dana investasi, yang secara tradisional tidak termasuk dalam indeksnya, umpan balik pasar juga menunjukkan ketidaknyamanan dengan ambang batas berbasis aset yang ketat. Banyak perusahaan yang terdampak berargumen bahwa mereka adalah bisnis operasional yang aktif mengembangkan produk inovatif, bukan sekadar kendaraan investasi.

Sebagai respons, MSCI menyatakan akan mempertahankan perlakuan indeks saat ini untuk DATCOs dan akan meluncurkan konsultasi yang lebih luas tentang bagaimana perusahaan non-operasional secara umum harus diklasifikasikan dan dimasukkan dalam indeksnya. Tujuan dari peninjauan yang lebih luas ini adalah untuk memastikan konsistensi dan keselarasan berkelanjutan dengan tujuan utama Indeks MSCI, yaitu mengukur kinerja perusahaan operasional. Ini menandakan bahwa perdebatan jangka panjang mengenai tempat aset kripto dalam tolok ukur ekuitas arus utama masih jauh dari selesai.

Penundaan ini memberikan "jendela dua tahun" untuk observasi dan adaptasi, memungkinkan kematangan standar akuntansi mata uang kripto dan kerangka kerja regulasi berkembang. Saham Strategy (MSTR) langsung menguat sekitar 5% dalam perdagangan setelah jam bursa menyusul pengumuman tersebut, meredakan kekhawatiran jangka pendek akan penjualan paksa dari dana pasif. Owen Lau, seorang analis di Clear Street, berpendapat bahwa kemungkinan besar MSCI akan terus "mengizinkan" DATCOs yang sudah ada di indeks. Namun, Mike O'Rourke, kepala strategi pasar di JonesTrading, menduga penundaan ini hanya sementara dan pengecualian mungkin akan terjadi pada akhir tahun. MSCI telah mengindikasikan bahwa sementara DATCOs yang ada akan tetap memenuhi syarat, tidak akan ada penambahan baru atau peningkatan faktor indeks terkait perusahaan-perusahaan ini untuk saat ini.