Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

6.500 Barang Tertinggal di Whoosh: Fenomena Dompet dan Tumbler yang Sering Terlupakan

2025-12-02 | 23:11 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T16:11:12Z
Ruang Iklan

6.500 Barang Tertinggal di Whoosh: Fenomena Dompet dan Tumbler yang Sering Terlupakan

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, melaporkan adanya 6.500 barang yang tertinggal dan ditemukan oleh petugas di area stasiun maupun di dalam layanan Whoosh sepanjang tahun 2025. Data ini menunjukkan bahwa rata-rata sekitar 650 barang tertinggal setiap bulannya, mencerminkan tingginya mobilitas penumpang.

Barang-barang yang paling sering tertinggal meliputi tumbler atau botol minum, kantong belanja, makanan, topi, dompet, telepon genggam, laptop, koper, hingga dokumen perjalanan. Banyak kasus terjadi karena penumpang terburu-buru saat turun dari kereta atau berpindah di area stasiun.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa KCIC menyediakan layanan Lost & Found sebagai bagian dari komitmen peningkatan pelayanan penumpang. Seluruh area Whoosh juga dilengkapi dengan 1.846 unit kamera CCTV yang tersebar di titik-titik strategis untuk mendukung pengawasan dan verifikasi laporan jika diperlukan. Sistem yang terhubung antarstasiun dan ribuan CCTV ini memungkinkan proses pendataan dan pengembalian barang dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur.

Setiap barang yang ditemukan petugas langsung diamankan, didata, difoto, dan disimpan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat melapor melalui Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui nomor 150909. Selain itu, laporan juga bisa disampaikan melalui WhatsApp chat ke 0811-8888-111, email ke cs@kcic.co.id, serta melalui pesan langsung (DM) ke akun Instagram @keretacepat_id. Penumpang diharapkan memberikan deskripsi detail barang yang hilang, waktu kejadian, dan nomor tiket perjalanan untuk mempermudah proses pencarian.

Meskipun KCIC menyediakan layanan Lost & Found di setiap stasiun, Eva menegaskan bahwa penumpang tetap harus menjaga barang bawaannya karena kehilangan barang menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang. KCIC terus mengingatkan pentingnya memeriksa kembali kursi, rak bagasi, dan kantong penyimpanan di depan kursi sebelum meninggalkan tempat duduk untuk mencegah barang tertinggal.