:strip_icc()/kly-media-production/medias/5447215/original/087361200_1765950728-5.jpg)
A5-DB Holdings Pte. Ltd., entitas investasi yang berafiliasi dengan raksasa teknologi regional Grab Holdings Limited, telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) menjadi 11,10% pada pekan ketiga Januari 2026. Akuisisi ini menegaskan kembali komitmen strategis Grab terhadap sektor perbankan digital Indonesia melalui Superbank, memperdalam integrasi ekosistem keuangan digital di tengah persaingan pasar yang ketat.
Transaksi pembelian saham SUPA oleh A5-DB Holdings terjadi secara bertahap antara tanggal 14 hingga 19 Januari 2026. Dalam periode tersebut, A5-DB Holdings mengakuisisi sebanyak 362.716.600 lembar saham SUPA dengan total nilai investasi sekitar Rp382,06 miliar. Harga pembelian saham bervariasi antara Rp1.035 hingga Rp1.112 per lembar. Peningkatan ini menaikkan porsi kepemilikan A5-DB Holdings dari sebelumnya 10,03% atau setara 3.398.682.495 saham, menjadi 11,10% atau 3.761.399.095 lembar saham. Laporan mengenai peningkatan kepemilikan saham ini disampaikan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4/2024 melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
A5-DB Holdings Pte. Ltd. adalah perusahaan swasta terbatas yang terdaftar di Singapura sejak 18 Februari 2020, dengan kegiatan utama sebagai perusahaan induk untuk perusahaan di sektor keuangan dan asuransi. Perusahaan ini dikenal sebagai lengan investasi Grab yang fokus pada penempatan modal pada entitas-entitas di sektor jasa keuangan. Kedekatan A5-DB dengan Grab menandakan bahwa peningkatan kepemilikan ini adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat posisi Grab dalam lanskap layanan keuangan digital di Asia Tenggara. Dengan modal disetor mencapai 108.863.425 Dolar Singapura, A5-DB memiliki basis finansial yang substansial untuk mendukung investasi strategisnya.
Superbank, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Fama International, adalah bank digital yang beroperasi di bawah ekosistem Emtek dan mitra teknologi regional. Bank ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham SUPA pada 17 Desember 2025, dengan harga penawaran umum perdana sebesar Rp635 per saham. Sejak pencatatan perdananya, saham SUPA menunjukkan kinerja yang robust, bahkan sempat melonjak signifikan pada 18 Desember 2025.
Investasi awal Grab melalui A5-DB Holdings di Superbank telah berlangsung sejak Januari 2022, ketika bersama Singtel Alpha Investments Pte. Ltd., A5-DB mengakuisisi masing-masing 16,25% saham Bank Fama Internasional. Setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) pada Desember 2025, kepemilikan A5-DB mengalami penyesuaian menjadi 10,03%, seiring dengan masuknya investor publik. Peningkatan menjadi 11,10% ini mencerminkan kelanjutan strategi jangka panjang A5-DB dan Grab untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem keuangan digital yang berkembang pesat di Indonesia.
Implikasi dari peningkatan kepemilikan ini bersifat ganda. Bagi Superbank, penambahan saham dari investor strategis seperti A5-DB Holdings memperkuat struktur permodalan dan memberikan sinyal kepercayaan pasar yang positif terhadap prospek bank digital tersebut. Kehadiran Grab sebagai afiliasi investor utama diharapkan akan membuka peluang integrasi lebih lanjut dengan platform digital Grab, memperluas jangkauan layanan perbankan digital Superbank kepada basis pengguna Grab yang masif. Sementara itu, bagi A5-DB Holdings, langkah ini adalah konsolidasi strategis dalam portofolio investasinya di sektor keuangan digital, sejalan dengan ambisi Grab untuk membangun ekosistem layanan super-app yang komprehensif. Dengan saham 11,10%, A5-DB mempertahankan posisi sebagai pemegang saham minoritas signifikan, memberikan pengaruh yang berarti dalam pengambilan keputusan strategis Superbank, meskipun pemegang saham pengendali utama masih dipegang oleh PT Elang Media Visitama dengan 27,596% saham. Peningkatan kepemilikan ini dapat mendorong inovasi produk dan layanan Superbank yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar digital, didukung oleh kapabilitas teknologi dan jangkauan ekosistem Grab.