Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terobosan ENRG: Cadangan Gas Baru Melimpah di Sengkang Sulawesi Selatan

2025-12-01 | 20:46 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T13:46:34Z
Ruang Iklan

Terobosan ENRG: Cadangan Gas Baru Melimpah di Sengkang Sulawesi Selatan

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), juga dikenal sebagai EMP, berhasil mengumumkan temuan gas baru yang signifikan di Kontrak Kerja Sama (KKS) Sengkang, Sulawesi Selatan. Penemuan ini merupakan hasil dari pengeboran eksplorasi pada Struktur East Walanga, tepatnya di Sumur Eksplorasi EWL-1, dengan hasil konklusif yang dicapai pada 1 Desember 2025.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sumur EWL-1 memiliki kemampuan untuk memproduksi gas dengan laju aliran berkisar antara 25 hingga 36 juta kaki kubik gas per hari. Potensi Absolute Open Flow (AOF) dari sumur ini bahkan mencapai 120 juta kaki kubik gas per hari, menandakan kapasitas produksi yang kuat dan prospek komersial yang jelas.

Direktur Utama dan CEO EMP, Syailendra S. Bakrie, mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi bawah permukaan, perusahaan mengonfirmasi adanya temuan gas sebesar 0,2 triliun kaki kubik (Tcf). Syailendra menambahkan, kegiatan eksplorasi lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan potensi temuan ini hingga 0,5 Tcf dalam struktur gabungan East Walanga.

EMP telah berkoordinasi secara intensif dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) selama tahapan evaluasi, pengeboran, dan pengujian. Perusahaan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan SKK Migas seiring dengan perkembangan proyek eksplorasi ini.

Wakil Direktur Utama dan CFO EMP, Edoardus Ardianto, menyatakan bahwa perusahaan akan melaksanakan kegiatan pengeboran tambahan untuk mengonversi temuan gas tersebut menjadi cadangan yang dapat dibukukan dan dikomersialkan. Selain itu, EMP juga berencana untuk memulai pengeboran eksplorasi di area prospektif lainnya dalam Blok Sengkang.

Ardianto juga menegaskan bahwa tambahan produksi gas dari KKS Sengkang ini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan EMP di masa mendatang dan diharapkan dapat menambah nilai bagi para pemegang saham ENRG. Sebelumnya, ENRG telah mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi kepemilikan penuh di Blok Sengkang pada Oktober 2024, meningkatkan sahamnya dari 49% menjadi 100%. Blok Sengkang sendiri memiliki kontrak pasokan gas dengan PT PLN (Persero) hingga 50 juta kaki kubik gas per hari.

Pada penutupan perdagangan baru-baru ini, saham ENRG tercatat bergerak di level tertinggi Rp 1.230 dan terendah Rp 985 per saham. Total frekuensi perdagangan mencapai 54.520 saham dengan volume 5.599.080 saham, menghasilkan nilai transaksi Rp 648,1 miliar. Pada Oktober 2025, saham ENRG telah naik 323,91% secara year-to-date (YTD). Analis merekomendasikan "beli" untuk ENRG dengan target harga Rp 1.120 per saham pada waktu itu.