:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434655/original/020377800_1764940159-Foto_2_RUPSLB_SBI.jpg)
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), telah merombak susunan pengurus perseroan dengan menunjuk Rizki Kresno Edhi Hambali sebagai Direktur Utama yang baru. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Jumat, 5 Desember 2025.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Ainul Yaqin dari posisi Direktur Utama SMCB, yang telah efektif berlaku sejak 17 Oktober 2025. Dengan pengangkatan Rizki Kresno Edhi Hambali, susunan Dewan Direksi SMCB kini adalah Rizki Kresno Edhi Hambali sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Edi Sarwono, Asruddin, dan Yasuhide Abe sebagai Direktur.
Selain perubahan pada jajaran direksi, RUPSLB juga menyetujui susunan Dewan Komisaris terbaru. Posisi Komisaris Utama dipegang oleh Fadlansyah Lubis. Sementara itu, Prasetyo Suharto dan Shinji Fukami menjabat sebagai Komisaris. Agnes Marcellina Tjhin dan Husnedi ditunjuk sebagai Komisaris Independen.
Lebih lanjut, RUPSLB juga menyetujui penambahan kegiatan usaha baru di bidang aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam. Melalui ekspansi ini, perseroan akan memperluas cakupan layanan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 secara terpadu, mulai dari pengambilan limbah di lokasi pelanggan hingga pemanfaatannya sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif, khususnya dari industri pertambangan minyak dan gas. Langkah ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi usaha yang berkelanjutan dan memperkuat posisi Solusi Bangun Indonesia dalam ekosistem pengelolaan limbah nasional.
Corporate Communications Manager SMCB, Novi Maryanti, menyampaikan bahwa pergantian susunan pengurus ini merupakan bagian penting dari penguatan strategi jangka panjang perusahaan. Perseroan berkomitmen untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan kolaborasi, serta menghadirkan solusi yang relevan bagi industri dan para pemangku kepentingan, dengan tujuan untuk memperkuat fundamental dan mempertajam strategi bisnis guna meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional.