Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok

2025-12-06 | 10:49 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T03:49:05Z
Ruang Iklan

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Sabtu (6/12/2025). Mengutip situs resmi Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam dibanderol Rp 2.404.000. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 3.000 dibandingkan harga pada perdagangan Jumat (5/12/2025) yang berada di level Rp 2.407.000 per gram.

Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga terpantau ikut melemah. Hari ini, harga buyback berada di angka Rp 2.265.000 per gram, juga turun Rp 3.000 dari harga buyback pada Jumat (5/12/2025) yang sebesar Rp 2.268.000 per gram.

Penurunan harga emas Antam ini sejalan dengan pelemahan harga emas global. Investor global cenderung berada dalam posisi "wait and see" di tengah meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve. Pada perdagangan Jumat (5/12/2025), harga emas di pasar spot tercatat di US$4.196,69 per ons troi, turun tipis 0,29%, dengan kinerja mingguan yang menunjukkan penurunan sebesar 0,8%. Penurunan ini juga terjadi setelah investor mengambil keuntungan menyusul capaian tertinggi emas dalam enam minggu terakhir pada awal pekan ini. Pasar memperkirakan probabilitas pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed telah mencapai 89%. Meskipun dolar AS melemah dapat menjadi katalis positif bagi emas, sentimen investor saat ini menjadi faktor penentu.

Secara historis, emas global sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$4.381,58 pada Oktober 2025. Namun, pada awal November 2025, terjadi koreksi sekitar 11% yang sempat menyentuh area di bawah US$4.000 per ons, yang diinterpretasikan sebagai aksi ambil untung dan penguatan dolar AS. Para analis memproyeksikan bahwa akhir tahun 2025 masih merupakan waktu yang menjanjikan untuk investasi emas, didorong oleh ketidakpastian pasar global, tekanan geopolitik, dan permintaan kuat sebagai instrumen lindung nilai. Jika The Fed benar-benar menurunkan suku bunga dan dolar AS melemah, harga emas di Indonesia berpotensi menembus Rp 2,5 juta hingga Rp 2,6 juta per gram.