Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Saham Netflix Ambles: Reaksi Dingin Pasar Atas Akuisisi Warner Bros

2025-12-06 | 17:21 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T10:21:03Z
Ruang Iklan

Saham Netflix Ambles: Reaksi Dingin Pasar Atas Akuisisi Warner Bros

Saham Netflix anjlok setelah perusahaan mengumumkan rencana akuisisi terhadap unit studio film dan televisi serta bisnis streaming Warner Bros. Discovery senilai $82,7 miliar. Pengumuman yang dirilis pada 5 Desember 2025 ini secara signifikan membentuk kembali lanskap industri hiburan global, namun memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Dalam kesepakatan bernilai perusahaan sekitar $82,7 miliar, dengan nilai ekuitas $72 miliar, Netflix akan mengakuisisi studio Warner Bros., HBO Max, dan HBO. Transaksi ini merupakan kombinasi tunai dan saham, di mana pemegang saham Warner Bros. Discovery (WBD) akan menerima $23,25 tunai dan $4,50 dalam bentuk saham biasa Netflix untuk setiap saham WBD yang beredar.

Pasar bereaksi negatif terhadap berita tersebut, dengan saham Netflix (NFLX) merosot hampir 3% setelah pengumuman awal pada Jumat pagi, dan kemudian diperdagangkan turun sekitar 3,7% hingga lebih dari 4% pada hari yang sama. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terkait beberapa aspek kesepakatan. Salah satu perhatian utama adalah harga akuisisi yang masif dan jumlah utang signifikan yang akan ditanggung Netflix untuk membiayai transaksi tersebut, termasuk pinjaman bridge loan sebesar $59 miliar dari bank-bank besar Wall Street.

Selain itu, akuisisi ini diperkirakan akan menghadapi pengawasan ketat dari regulator antimonopoli. Gedung Putih dan regulator federal dilaporkan telah menyatakan keberatan terhadap kesepakatan tersebut karena dapat membuat Netflix terlalu dominan di pasar streaming. Analis juga menyoroti ketidakjelasan mengenai potensi peningkatan jumlah pelanggan, mengingat kemungkinan tumpang tindih yang signifikan antara pelanggan Netflix dan HBO saat ini. Netflix sendiri telah menawarkan biaya pemutusan sebesar $5,8 miliar jika kesepakatan tersebut gagal mendapatkan izin regulasi.

Di sisi lain, saham Warner Bros. Discovery (WBD) sempat melonjak lebih dari 6% setelah berita akuisisi, namun tetap diperdagangkan di bawah harga akuisisi sebesar $27,75 per saham, menunjukkan keraguan investor mengenai keberhasilan penutupan kesepakatan tersebut.

Akuisisi ini akan memberikan Netflix kendali atas portofolio kekayaan intelektual (IP) yang sangat besar, termasuk waralaba ikonik seperti Harry Potter, Superman, dan Batman, serta HBO dan HBO Max. Perpustakaan konten yang luas ini juga mencakup serial televisi populer seperti Friends dan The Big Bang Theory. Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyatakan bahwa kombinasi ini akan menciptakan "Netflix yang lebih baik dalam jangka panjang" dan memperkuat kemampuan perusahaan untuk "menghibur dunia."

Penyelesaian transaksi diperkirakan akan memakan waktu 12 hingga 18 bulan, setelah Warner Bros. Discovery merampungkan pemisahan divisi Jaringan Globalnya, Discovery Global (yang mencakup saluran kabel seperti CNN, TBS, dan TNT di AS, serta saluran Discovery), menjadi perusahaan publik terpisah pada kuartal ketiga tahun 2026. Namun, Netflix akan mengakuisisi TNT Sports UK & Ireland. Akuisisi ini merupakan hasil dari perang penawaran sengit di mana Netflix mengalahkan pesaing seperti Paramount Skydance dan Comcast.

Meskipun Netflix berjanji untuk mempertahankan operasi inti Warner Bros., termasuk perilisan film secara teatrikal, industri perfilman juga menyuarakan kekhawatiran tentang konsolidasi industri yang lebih besar dan potensi dampak terhadap pendapatan box office teatrikal serta lapangan kerja.