Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pramono Siap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Januari, Awal Baru Wajah Jakarta

2025-12-10 | 16:54 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-10T09:54:27Z
Ruang Iklan

Pramono Siap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Januari, Awal Baru Wajah Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah memastikan bahwa pembongkaran tiang-tiang monorel yang terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said akan dimulai pada Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya komprehensif penataan kota untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan mengatasi masalah kemacetan lalu lintas.

Menurut Pramono, pembongkaran tiang-tiang mangkrak yang telah puluhan tahun mengganggu estetika kota dan kelancaran lalu lintas tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2026. Tujuannya adalah untuk pelebaran jalan, perbaikan jalur pedestrian, serta secara signifikan mengurangi kemacetan di kawasan vital tersebut. Kajian Dinas Perhubungan menunjukkan bahwa pembongkaran tiang monorel dapat menurunkan tingkat kemacetan di Rasuna Said antara 14 hingga 18 persen.

Pramono Anung telah memberikan tenggat waktu satu bulan kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk membongkar tiang-tiang monorel tersebut. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada tindakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengambil alih proses pembongkaran. Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan legalitas dan kelancaran proses ini, bahkan telah mendapatkan "lampu hijau" dari KPK untuk menindaklanjutinya.

Proyek monorel Jakarta sendiri memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 2004 di era Gubernur Sutiyoso, dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, proyek ini mangkrak sejak tahun 2007 atau 2008 karena masalah pendanaan dan persyaratan investasi yang tidak terpenuhi oleh pengembang, PT Jakarta Monorail. Tiang-tiang yang berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga Asia Afrika tersebut menjadi monumen mangkrak yang tidak memiliki fungsi jelas selama hampir 20 tahun.

Pembongkaran ini menjadi komitmen Pramono Anung untuk menuntaskan proyek-proyek mangkrak di Jakarta dan mengubah wajah Jalan Rasuna Said menjadi lebih baik. Ia menargetkan kawasan tersebut akan lebih rapi, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan setelah tiang-tiang monorel lenyap. Bahan dari pembongkaran tiang monorel tersebut juga direncanakan akan didaur ulang. Manajemen Adhi Karya sendiri telah menyatakan telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membahas pendampingan hukum terkait rencana pembongkaran tersebut, meskipun mekanisme final pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan lanjutan bersama para pemangku kepentingan.