
Jalur utama yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi melalui Lembah Anai, yang sebelumnya sempat terputus akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor, kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda empat. Pembukaan akses ini berlaku secara terbatas dalam masa uji coba yang dimulai sejak Selasa, 16 Desember 2025.
Akses vital ini sempat lumpuh total menyusul terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang pada Kamis dini hari, 27 November 2025, di dua titik, yakni pendakian Singgalang Kariang dan pemandian Mega Mendung. Bencana alam ini mengakibatkan badan jalan nasional ambles dan tergerus aliran sungai di sedikitnya 12 titik terdampak, dengan salah satu titik terparah berada di KM 63+500. Terputusnya jalur ini sangat mengganggu mobilitas masyarakat dan arus logistik, mengingat perannya sebagai urat nadi perekonomian Sumatera Barat.
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), sebagai pelaksana penanganan darurat yang ditunjuk oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, telah mengerahkan segenap sumber daya dan sekitar 35 unit alat berat untuk mempercepat pemulihan. Progres perbaikan jalan nasional ini telah mencapai 92 persen.
Uji coba pembukaan jalur untuk kendaraan roda empat akan berlangsung hingga 21 Desember 2025. Akses ini tidak berlaku selama 24 jam penuh. Pengendara roda empat dapat melintas mulai pukul 16.00 WIB hingga 09.00 WIB setiap harinya. Pembatasan waktu ini diberlakukan mengingat kondisi cuaca pada malam hari dan untuk memaksimalkan pekerjaan material serta alat berat pada siang hari. Sistem buka-tutup juga diterapkan untuk mencegah kepadatan dan mengurangi risiko kecelakaan. Sebelumnya, jalur ini telah dibuka terbatas untuk kendaraan roda dua sejak 8 Desember 2025.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan informasi ini setelah tahap asesmen ketat guna memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan pengendara di lapangan. Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin, juga turut memimpin langsung uji coba pembukaan jalur ini. Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan petugas dan berhati-hati saat melintasi jalur Lembah Anai.
Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti, menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan upaya penanganan terbaik dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan agar jalur akses di Lembah Anai dapat segera pulih sepenuhnya. Diharapkan, dengan dibukanya kembali jalur ini, aktivitas ekonomi masyarakat Sumatera Barat dapat kembali bangkit pascabencana.