Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Investasi Pabrik Metanol 1 Juta Ton Resmi Digarap, Pengujian & Sertifikasi Jadi Jaminan Mutu

2025-12-07 | 04:45 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T21:45:02Z
Ruang Iklan

Investasi Pabrik Metanol 1 Juta Ton Resmi Digarap, Pengujian & Sertifikasi Jadi Jaminan Mutu

Pengembangan fasilitas produksi metanol baru di Indonesia dengan kapasitas 1 juta ton per tahun telah dimulai, menandai langkah signifikan dalam penguatan kemandirian energi nasional dan dukungan terhadap transisi energi bersih. Proyek ini melibatkan PT Butonas Petrochemical Indonesia sebagai pengembang utama, dengan PT SUCOFINDO (Persero) dipercaya untuk menyediakan layanan Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi (TIC). Keterlibatan SUCOFINDO ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspek lingkungan, kepatuhan regulasi, dan standar mutu terpenuhi dalam pengembangan energi alternatif.

Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO (Persero), Budi Utomo, menekankan bahwa proyek ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi energi bersih dan berperan aktif dalam transformasi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi prioritas dalam seluruh layanan yang diberikan, mulai dari analisis risiko lingkungan, keselamatan konstruksi, hingga kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional.

Proyek yang berlokasi di Bojonegoro, Jawa Timur, ini diperkirakan menelan investasi sekitar USD 1,2 miliar, atau setara dengan kurang lebih Rp 19 triliun, dan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2028. Pembangunan pabrik metanol berkapasitas raksasa ini menjadi krusial dalam mendukung target pemerintah untuk mengimplementasikan program biodiesel B40 pada tahun 2025 dan B50 pada tahun 2026. Metanol merupakan komponen vital dalam produksi biodiesel, yang diolah bersama minyak kelapa sawit menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada impor metanol, dengan sekitar 80 persen kebutuhan domestik dipenuhi dari luar negeri. Dari total kebutuhan metanol sekitar 2 juta hingga 2,3 juta ton per tahun, produksi dalam negeri baru mencapai sekitar 300.000 ton, di samping kapasitas 660.000 ton per tahun dari PT Kaltim Methanol Industri yang telah beroperasi kembali setelah revitalisasi. Dengan beroperasinya pabrik metanol di Bojonegoro ini, ketersediaan metanol domestik diharapkan meningkat signifikan, mengurangi ketergantungan impor, dan mengamankan pasokan FAME untuk program mandatori biodiesel.

Kolaborasi antara PT Butonas Petrochemical Indonesia dan SUCOFINDO diharapkan tidak hanya menciptakan nilai tambah dari segi sosial-ekonomi di sekitar area operasi, tetapi juga mengedepankan proses bisnis yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta transparan dalam kepatuhan terhadap koridor hukum dan regulasi pemerintah. Proyek ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan energi ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada impor metanol, serta mendukung upaya menuju swasembada energi nasional.