Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Bitcoin di Ambang Penurunan Tajam: Sinyal Bearish Bulanan Picu Peringatan Analis

2025-12-06 | 05:34 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T22:34:53Z
Ruang Iklan

Bitcoin di Ambang Penurunan Tajam: Sinyal Bearish Bulanan Picu Peringatan Analis

Pasar kripto sedang berada dalam kewaspadaan tinggi setelah Bitcoin (BTC) menunjukkan "crossover bulanan bearish", sebuah sinyal teknikal yang secara historis mendahului koreksi harga yang signifikan. Para analis kini memperingatkan potensi penurunan lebih lanjut, dengan target harga yang bervariasi secara substansial.

Pada 5 Desember 2025, harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar $89.434,88 hingga $92.578,96, mengalami penurunan sekitar 2% hingga 3% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar global mata uang kripto juga turun 2,49% dalam 24 jam terakhir, mencapai $3,1 triliun.

Pemicu kekhawatiran ini adalah indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) bulanan Bitcoin yang telah berbalik bearish, dengan histogram MACD menunjukkan bar negatif untuk pertama kalinya dalam siklus bull saat ini. Pola ini, di mana garis MACD biru melintasi di bawah garis sinyal merah, secara historis telah mendahului siklus penurunan besar dalam dekade terakhir. Beberapa analisis bahkan menyebut potensi "Death Cross" di mana 50-MA akan melintasi di bawah 200-MA pada grafik bulanan, sebuah sinyal bearish klasik.

Sejumlah analis terkemuka telah menyuarakan peringatan keras. Analis kripto "NoLimit" melalui media sosial X memperkirakan bahwa harga Bitcoin bisa anjlok di bawah $50.000 pada tahun 2026, yang merupakan penurunan lebih dari 42% dari nilai saat ini di atas $86.000. Dia juga mengaitkan prediksi ini dengan kesenjangan yang semakin lebar antara aset dan liabilitas AS, yang bisa memicu koreksi pasar yang lebih luas.

Trader veteran Peter Brandt juga mengindikasikan bahwa Bitcoin sangat mungkin akan meluncur menuju area di bawah $70.000, dengan target penurunan yang lebih dalam hingga pertengahan $40.000-an, menandai potensi penurunan 50% dari level tertinggi baru-baru ini. Target penurunan ini sejalan dengan target dukungan rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200-minggu yang krusial dari pasar bearish sebelumnya, yang berada di sekitar $66.300. Analis "Sykodelic" menyarankan skenario terburuk bisa melihat penurunan ke $55.000 jika penutupan lilin bulanan di bawah garis tengah. Sementara itu, Augustine Fan, kepala wawasan di SignalPlus, memperingatkan konsekuensi serius jika area dukungan krusial di sekitar $72.000-$75.000 pecah.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, pada 3 Desember 2025, menyatakan bahwa sebagian besar indikator on-chain Bitcoin bersifat bearish, dan tanpa likuiditas makro, pasar bisa memasuki siklus bearish. Indikator on-chain seperti MVRV (Market Value to Realized Value) menunjukkan bahwa pasar telah mendingin tetapi belum mencapai zona nilai yang sangat rendah.

Sentimen pasar secara keseluruhan telah memburuk. Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto tercatat berada di teritori "Ketakutan Ekstrem" pada awal Desember 2025, menandakan penghindaran risiko yang meluas di antara para pelaku pasar. Volatilitas terbaru dikaitkan dengan potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan, yang memengaruhi aset berisiko global. Penjualan profit, ketidakpastian regulasi, dan hambatan ekonomi makro juga disebut sebagai pendorong aksi jual.

Meskipun demikian, ada pandangan yang lebih optimistis dari beberapa pihak. Jeff Ko, Kepala Analis di bursa CoinEx, tidak setuju dengan koreksi yang terlalu dalam, berpendapat bahwa institusionalisasi Bitcoin yang meningkat akan mengurangi kemungkinan penurunan harga 70-80% yang parah seperti di masa lalu, memprediksi koreksi yang lebih teratur, mungkin terbatas pada $65.000-$68.000. Beberapa laporan juga menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan sentimen, dengan Bitcoin rebound di atas $93.000 dan pedagang opsi mengurangi posisi bearish mereka. Keputusan Vanguard untuk membuka kembali akses ke ETF Bitcoin juga dilihat sebagai katalis positif yang berpotensi meningkatkan permintaan. Beberapa analis bahkan memproyeksikan target harga Bitcoin antara $110.067,72 dan $111.028,38 atau bahkan $120.000-$125.000 pada akhir Desember 2025, didorong oleh momentum pasca-halving, kelangkaan, dan kepercayaan institusional.

Namun, prospek jangka pendek tetap diselimuti ketidakpastian. Dengan outflow ETF dan sejarah Desember yang cenderung lemah, tren Bitcoin secara umum tetap hati-hati.