Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

MDLA: 2 Dekade Transformasi Digital, Fondasi Kuat untuk Bisnis Berkelanjutan

2025-11-25 | 03:03 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-24T20:03:39Z
Ruang Iklan

MDLA: 2 Dekade Transformasi Digital, Fondasi Kuat untuk Bisnis Berkelanjutan

PT Medela Potentia Tbk (MDLA), emiten di sektor kesehatan yang belum lama ini melantai di Bursa Efek Indonesia, telah menghabiskan lebih dari dua dekade membangun fondasi digital yang kokoh untuk memodernisasi rantai pasok kesehatan. Perjalanan panjang ini, yang melibatkan perusahaan induk dan entitas anak, merupakan tulang punggung strategis yang kini memperkuat bisnis inti MDLA dalam distribusi farmasi dan alat kesehatan.

Didirikan pada 5 Agustus 2011, PT Medela Potentia Tbk berfungsi sebagai perusahaan induk bagi sejumlah usaha yang bergerak di bidang distribusi dan pemasaran produk farmasi, produk kesehatan, alat kesehatan, serta manufaktur alat kesehatan. Selain itu, perseroan juga mengembangkan portal web dan platform digital untuk tujuan komersial melalui anak-anak perusahaannya. Komitmen terhadap digitalisasi ini memungkinkan MDLA untuk menawarkan layanan komprehensif mulai dari importasi, registrasi produk, penyimpanan, penyaluran, sistem rantai dingin, hingga penjualan dan penagihan.

Fondasi digital yang telah dibangun selama dua dekade terakhir ini berperan krusial dalam menunjang kegiatan operasional usaha dan memastikan layanan terbaik bagi mitra bisnis dan konsumen. Dengan cakupan distribusi yang luas, MDLA mampu melayani lebih dari 3.000 rumah sakit swasta dan pemerintah, 23.000 apotek, 3.500 klinik, serta lebih dari 50.000 fasilitas layanan kesehatan lainnya di seluruh Indonesia dan Kamboja. Modernisasi melalui platform digital ini menjadi esensial untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan layanan dalam ekosistem kesehatan yang kompleks.

Pada 14 Mei 2025, PT Medela Potentia Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di BEI, menawarkan sebanyak 3.500.000.000 lembar saham atau setara dengan 25% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Penawaran umum perdana saham (IPO) ini mematok harga Rp188 per saham, sehingga MDLA berhasil meraup tambahan modal sebesar Rp658 miliar. Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji, menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan positif industri kesehatan di Indonesia dan regional, didorong oleh belanja kesehatan per kapita yang masih rendah. Keberhasilan IPO ini tidak hanya mencerminkan pencapaian finansial, tetapi juga kepercayaan publik dan investor terhadap misi MDLA untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan.

Dana hasil IPO sebagian besar akan disalurkan kepada PT AAM dalam bentuk pinjaman dan setoran modal, serta kepada PT DMM dalam bentuk setoran modal, dengan sisa dana untuk modal kerja guna mendukung berbagai inisiatif termasuk pemasaran untuk menambah mitra apotek dan mengembangkan GoApotik. Investasi berkelanjutan pada platform digitalnya menegaskan posisi MDLA sebagai pemain kunci dalam transformasi digital rantai pasok kesehatan, menjanjikan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.