Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kontras Kripto 30 November 2025: Bitcoin Naik Tipis, Dogecoin Anjlok

2025-11-30 | 09:31 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-30T02:31:59Z
Ruang Iklan

Kontras Kripto 30 November 2025: Bitcoin Naik Tipis, Dogecoin Anjlok

Harga kripto menunjukkan pergerakan beragam pada 30 November 2025, dengan Bitcoin mencatatkan penguatan tipis sementara Dogecoin mengalami penurunan. Pasar kripto secara keseluruhan berada dalam fase konsolidasi sehat, menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan pergeseran sentimen investor.

Bitcoin (BTC), aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, terpantau menguat tipis, berada di kisaran USD 91.042 per koin atau setara Rp 1,515 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.647 per dolar AS) pada 30 November 2025. Meskipun Bitcoin sempat anjlok lebih dari 30% dalam beberapa hari terakhir memicu kepanikan di kalangan investor, pergerakan ini menandakan adanya potensi pemulihan. Data terbaru menunjukkan cadangan Bitcoin di bursa cenderung menurun, sementara tekanan jual melemah, membuka peluang untuk kenaikan harga lebih lanjut. Analis dari CryptoQuant, PeliniaPA, bahkan memperkirakan Bitcoin berpotensi menguji kembali level USD 110.000 jika tren penurunan cadangan terus berlanjut. Namun, beberapa prediksi juga mengindikasikan risiko penurunan di bawah USD 85.000 pada Desember jika aksi jual kembali terjadi di tengah penguatan harga. Dalam tujuh hari terakhir, Bitcoin telah menunjukkan kinerja yang solid dengan kenaikan harga sebesar 8,00%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik di pasar global. Di sisi lain, Tether mengumumkan penghentian operasi penambangan Bitcoin di Uruguay pada hari yang sama, mengutip tarif energi yang tinggi dan hambatan regulasi sebagai alasan utama.

Berbeda dengan Bitcoin, Dogecoin (DOGE) menunjukkan pelemahan pada 30 November 2025. Pada 28 November 2025, harga Dogecoin tercatat mengalami penurunan 2,64% dalam 24 jam, diperdagangkan pada harga USD 0,1508 atau sekitar Rp 2.503. Investor institusional besar, atau "paus", dilaporkan terus melepas Dogecoin, yang memperburuk tekanan jual di pasar. Meskipun peluncuran Dogecoin spot Exchange Traded Funds (ETFs) di Amerika Serikat sempat disambut dengan arus masuk ringan, sentimen negatif masih dominan. Model AI OpenAI, ChatGPT-5, memperkirakan harga realistis Dogecoin berada di kisaran USD 0,20 hingga USD 0,30 pada akhir tahun depan, namun tidak menutup kemungkinan koreksi lebih dalam ke USD 0,05 hingga USD 0,10 jika sentimen pasar melemah.

Sementara itu, Ethereum (ETH) juga mencatatkan pelemahan tipis sebesar 0,98 persen dalam sehari terakhir per 30 November, namun berhasil menguat 9,95 persen dalam sepekan. Pada 29 November, harga Ethereum diperdagangkan sekitar USD 3.038, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah periode ketidakpastian pasar. Analis melihat potensi momentum kenaikan menuju USD 3.100 jika kondisi pasar tetap menguntungkan. Sentimen terhadap Ethereum membaik seiring dengan probabilitas pemotongan suku bunga Federal Reserve yang meningkat dan aliran dana institusional yang signifikan ke ETF Ethereum spot. Akumulasi agresif oleh investor besar ("whale") juga terlihat, dengan dompet yang memegang 10.000-100.000 ETH mengumpulkan 440.000 ETH dalam seminggu. Jaringan Ethereum juga bersiap menghadapi Fusaka Upgrade yang dijadwalkan pada 3 Desember 2025, sebuah pembaruan besar yang berfokus pada peningkatan skalabilitas dan kinerja jaringan.

Pasar kripto secara keseluruhan masih berada dalam zona 'Extreme Fear' berdasarkan Fear & Greed Index, yang berada di angka 18 pada 28 November 2025. Kapitalisasi pasar kripto global terkoreksi tipis ke USD 3,11 triliun. Dinamika pasar juga dipengaruhi oleh isu makroekonomi global, termasuk potensi pergantian Ketua Federal Reserve AS dan diskusi global mengenai aset kripto yang didorong oleh Wakil Presiden Gibran di forum G-20.