Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

ESDM Ungkap Kesepakatan Pasokan BBM Pertamina, Shell Tak Tinggal Diam

2025-11-26 | 06:45 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-25T23:45:25Z
Ruang Iklan

ESDM Ungkap Kesepakatan Pasokan BBM Pertamina, Shell Tak Tinggal Diam

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengumumkan bahwa Shell Indonesia telah menyepakati pembelian 100.000 barel bahan bakar murni (base fuel) dari PT Pertamina (Persero). Kesepakatan ini dicapai melalui skema bisnis-ke-bisnis (B2B) dan bertujuan untuk mengatasi kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta. Penyerahan base fuel tersebut direncanakan pada tanggal 24 atau 25 November 2025 di titik serah yang telah disepakati antara Pertamina dan Shell.

Direktur Utama & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengonfirmasi bahwa pembahasan B2B terkait pasokan base fuel impor dari Pertamina Patra Niaga saat ini telah memasuki tahap akhir. Shell Indonesia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kelangkaan BBM. Diperkirakan stok BBM Shell akan kembali tersedia pada akhir November 2025.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mendorong badan usaha swasta untuk mengambil pasokan base fuel dari Pertamina setelah kuota impor mereka habis. Kelangkaan stok BBM di SPBU swasta, termasuk Shell, BP, dan Vivo, telah terjadi sejak pertengahan Agustus 2025 karena habisnya kuota impor yang dimiliki badan usaha tersebut. Sebelumnya, pemerintah telah menambah alokasi impor hingga 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain Shell, SPBU swasta lainnya seperti BP AKR dan PT Vivo Energi Indonesia juga telah lebih dulu mencapai kesepakatan serupa dengan Pertamina, masing-masing membeli 100.000 barel base fuel. Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat adalah prioritas utama. Pertamina akan terus berupaya memastikan pasokan BBM tetap aman, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat demi ketahanan energi nasional. Penyaluran pasokan kepada SPBU swasta ini merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan dan melindungi masyarakat, serta sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan energi dan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).