Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

RISE Kantongi Persetujuan: Saham Bonus Siap Dibagikan

2026-01-09 | 00:23 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-08T17:23:00Z
Ruang Iklan

RISE Kantongi Persetujuan: Saham Bonus Siap Dibagikan

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), emiten properti di bawah konglomerasi Hermanto Tanoko, resmi mengantongi restu pemegang saham untuk membagikan saham bonus senilai Rp 525,36 miliar. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara elektronik pada Kamis, 8 Januari 2026. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Saham bonus yang akan diterbitkan mencapai 5.253.600.000 lembar, berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Dengan nilai nominal Rp 100 per saham, rasio pembagian saham bonus disepakati sebesar 25:12, yang berarti setiap 25 saham lama berhak memperoleh 12 saham baru. Pasca-penerbitan saham bonus ini, total saham ditempatkan dan disetor penuh RISE akan meningkat menjadi 16.198.600.000 lembar saham.

Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menegaskan bahwa persetujuan RUPSLB ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi permodalan Perseroan. "Peningkatan modal dasar membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan pengembangan proyek-proyek ke depan," ujar Budi Agusti dalam keterangan persnya. Sebelumnya, Direktur RISE Go Herliani Prayogo juga menyatakan bahwa pembagian saham bonus adalah sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek kinerja RISE ke depan, yang akan menempatkan perusahaan pada posisi lebih solid untuk mempercepat ekspansi proyek strategis. Selain pembagian saham bonus, RUPSLB juga menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan menjadi Rp 3 triliun, terbagi atas 30 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham, diikuti dengan perubahan Anggaran Dasar.

Secara historis, saham RISE telah menunjukkan pergerakan signifikan. Per November 2025, saham ini mencatat penguatan hampir 1.000% dalam tiga bulan terakhir. Namun, aksi korporasi seperti saham bonus secara teoritis akan memengaruhi harga saham per lembar. Emitennews.com memproyeksikan bahwa dengan asumsi harga saham RISE di level Rp 8.725 per saham, harga akan mengalami penyesuaian ke kisaran Rp 5.850–Rp 5.900 per saham saat ex-date. Penurunan ini bersifat teknis karena bertambahnya jumlah saham beredar, bukan cerminan penurunan nilai ekonomi kepemilikan investor, mengingat jumlah saham yang dimiliki investor akan bertambah secara proporsional.

Pembagian saham bonus dari kapitalisasi agio saham atau tambahan modal disetor lazim dilakukan emiten untuk meningkatkan jumlah saham beredar, yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan dan menarik minat investor baru. Cum date saham bonus ditetapkan pada 19 Januari 2026, ex-date pada 20 Januari 2026, dan distribusi saham bonus akan dilakukan pada 9 Februari 2026 melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Langkah ini menunjukkan komitmen RISE, pengembang properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use seperti Tanrise City, untuk memperkuat fundamental keuangan dan menangkap peluang pertumbuhan di pasar properti nasional.