Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Gibran: Masjid Raya IKN Siap Fungsional untuk Lebaran

2026-01-06 | 04:38 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-05T21:38:30Z
Ruang Iklan

Gibran: Masjid Raya IKN Siap Fungsional untuk Lebaran

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 30 Desember 2025 meninjau langsung pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menyatakan progres konstruksi telah mencapai 98,4 persen, menargetkan fasilitas ibadah ini siap digunakan untuk Salat Idulfitri 2026. Pernyataan ini disampaikan setelah Gibran mengamati perkembangan proyek strategis nasional tersebut menjelang pergantian tahun. Penyelesaian fisik masjid ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026.

Masjid Negara IKN, yang dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 76.647 meter persegi, dirancang untuk menampung sekitar 29.000 jemaah pada tahap awal, dengan kapasitas total yang direncanakan mencapai 60.000 hingga 61.392 jemaah. Proyek ini memiliki nilai konstruksi sebesar Rp940 miliar, dengan beberapa sumber menyebutkan angka Rp991 miliar. Desain masjid ini terinspirasi dari simbol sorban, mencerminkan keagungan, dan galaksi Andromeda, melambangkan ketidakterbatasan alam semesta.

Pembangunan Masjid Negara ini dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo pada 18 Januari 2024. Sejak awal proyek, target penyelesaian telah mengalami beberapa revisi. Kontrak pembangunan dimulai pada November 2023, dengan target awal selesai pada Desember 2024. Namun, pada Agustus 2024, progres konstruksi baru mencapai 19 persen karena adanya revisi desain untuk meningkatkan kapasitas. Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti pada 1 Desember 2024 mencatat progres 45 persen dan menargetkan masjid dapat digunakan untuk Salat Idulfitri 2025. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada Januari 2025, juga sempat menyatakan keyakinan bahwa masjid akan siap digunakan untuk salat Tarawih Ramadan 2025.

Janji Gibran untuk Salat Idulfitri 2026 menandai komitmen terbaru pemerintah terhadap penyelesaian infrastruktur kunci di IKN. Kunjungan Gibran dan penegasannya terkait tenggat waktu ini menggarisbawahi upaya percepatan pembangunan IKN, terutama dalam mempersiapkan fasilitas dasar bagi para aparatur sipil negara dan masyarakat yang akan bertugas dan bermukim di sana. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai simbol identitas Islam yang inklusif di ibu kota baru Indonesia, serta menjadi bagian dari kompleks peribadatan multi-agama yang direncanakan di IKN. Peninjauan ini, yang juga mencakup Gereja Basilika yang progresnya telah mencapai 93,3 persen, memperkuat narasi pemerintah mengenai pembangunan IKN sebagai kota yang mengedepankan persatuan dan toleransi beragama.

Percepatan pembangunan Masjid Negara ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pelayanan publik di IKN yang terukur, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Dengan progres yang hampir rampung, perhatian kini beralih pada fase penyelesaian akhir dan persiapan operasional masjid untuk menyambut perayaan Idulfitri 2026, yang akan menjadi salah satu momen penting bagi pencitraan awal IKN sebagai ibu kota baru.