Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Alamtri Resources Mengunci Kurs Konversi Dividen Tunai Interim 2025

2026-01-06 | 20:27 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-06T13:27:36Z
Ruang Iklan

Alamtri Resources Mengunci Kurs Konversi Dividen Tunai Interim 2025

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (IDX: ADRO), perusahaan energi terintegrasi yang berfokus pada pertambangan batu bara dan mineral, telah menetapkan kurs konversi untuk dividen tunai interim tahun buku 2025. Dividen sebesar US$250 juta akan didistribusikan kepada pemegang saham pada 15 Januari 2026, dengan kurs konversi mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 2 Januari 2026, yakni Rp16.725 per dolar Amerika Serikat. Keputusan ini mengikuti praktik perusahaan dalam mengumumkan dividen dalam denominasi dolar AS dan mengkonversikannya ke rupiah untuk pembayaran domestik.

Penetapan kurs konversi ini merupakan kelanjutan dari kebijakan dividen agresif yang diterapkan Alamtri Resources. Perusahaan sebelumnya juga telah mendistribusikan dividen interim untuk tahun buku 2024 sebesar US$200 juta pada 15 Januari 2025, yang menggunakan kurs konversi Bank Indonesia pada 2 Januari 2025, senilai Rp16.300 per dolar AS (berdasarkan konversi Rp3,26 triliun). Secara total, dividen tunai untuk tahun buku 2024 mencapai US$500 juta, terdiri dari dividen interim tersebut dan dividen final sebesar US$300 juta yang disetujui pada 2 Juni 2025, dengan kurs Rp16.308 per dolar AS.

Latar belakang keputusan dividen ini mencerminkan kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025. Pada sembilan bulan pertama tahun 2025, Alamtri Resources mencatatkan pendapatan dan laba bersih yang mendukung distribusi dividen interim ini. Pada tahun buku 2024, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$2,079 juta dan laba bersih Rp22,5 triliun. Meskipun demikian, rasio pembayaran dividen (payout ratio) perusahaan mencapai 101,55% pada data terbaru, mengindikasikan bahwa pembayaran dividen tidak sepenuhnya ditopang oleh laba bersih tahun berjalan. Volatilitas dalam pembayaran dividen juga terlihat dalam riwayat 10 tahun terakhir, meskipun secara keseluruhan pembayaran telah meningkat.

Febriati Nadira, Corporate Communication Alamtri Resources, sebelumnya menyatakan bahwa total dividen untuk tahun fiskal 2024 sebesar US$500 juta atau 36,23 persen dari laba bersih, dengan sisanya Rp14,5 triliun (63,77 persen) ditetapkan sebagai laba ditahan. Kebijakan dividen yang konsisten ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan investor, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Implikasi penetapan kurs konversi dividen pada Rp16.725 per dolar AS ini penting bagi para pemegang saham. Bagi investor domestik, nilai dividen yang diterima dalam rupiah akan lebih tinggi dibandingkan jika kurs konversi lebih rendah, sejalan dengan tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang teramati pada akhir 2025 dan awal 2026. Kondisi ini dapat memberikan keuntungan tambahan bagi pemegang saham lokal. Namun, dari perspektif perusahaan, pembayaran dividen dalam jumlah dolar AS yang besar memerlukan manajemen arus kas yang cermat, terutama mengingat total aset perusahaan menurun 36% menjadi US$6,702 juta pada akhir 2024.

Langkah Alamtri Resources untuk terus mendistribusikan dividen tunai interim menunjukkan komitmen manajemen terhadap pengembalian nilai bagi pemegang saham, sekaligus menyeimbangkan strategi investasi jangka panjang. Perusahaan saat ini berfokus pada pengembangan bisnis batu bara metalurgi, pemrosesan mineral, dan proyek energi terbarukan, termasuk investasi di Kawasan Industri Hijau Kalimantan Utara dan pembangkit listrik tenaga air. Keputusan dividen tunai interim 2025 ini akan terus diawasi pasar sebagai indikator kesehatan keuangan dan strategi alokasi modal perusahaan ke depan.