Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pertamina Patra Niaga Jamin Kelancaran Pasokan Energi di Sumatera

2025-12-02 | 03:16 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T20:16:25Z
Ruang Iklan

Pertamina Patra Niaga Jamin Kelancaran Pasokan Energi di Sumatera

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa pasokan energi di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan pulihnya operasional suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui jalur laut pasca gangguan cuaca ekstrem dan bencana banjir serta tanah longsor yang melanda beberapa wilayah. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan bahwa 19 terminal BBM di Sumatera bagian utara telah kembali beroperasi normal setelah kapal-kapal pengangkut BBM berhasil sandar.

Dengan pulihnya suplai laut, stok BBM di terminal-terminal tersebut mengalami peningkatan. Upaya saat ini difokuskan pada akselerasi distribusi menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di titik-titik strategis. Mars Ega menjelaskan bahwa sekitar 90% SPBU di wilayah terdampak bencana telah kembali melayani masyarakat. Meskipun demikian, beberapa lokasi, khususnya di sebagian wilayah Aceh dan Sibolga, masih menghadapi kendala distribusi akibat akses jalan yang terputus.

Untuk mempercepat pembukaan jalur yang terdampak, Pertamina Patra Niaga memasok BBM ke alat-alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan kemasan drum maupun jeriken. Pengiriman khusus juga dilakukan dengan dukungan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara. Sebagai contoh, pengiriman 25 drum Solar dan Pertamax telah dilakukan ke Pinangsori, sebuah daerah yang masih terisolasi dari Sibolga, untuk mendukung operasional alat berat dalam membuka jalur logistik dari dua arah. Operasi bantuan udara ini juga diperkuat dengan dukungan pasokan Avtur bagi pesawat Hercules dan helikopter yang digunakan untuk evakuasi serta pengiriman logistik. Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan Avtur untuk pergerakan pesawat bantuan tetap terjaga agar akses udara bagi masyarakat tidak terputus.

Di sektor LPG, tantangan distribusi masih terasa, terutama di Aceh yang akses daratnya belum sepenuhnya pulih. Untuk mengatasinya, suplai LPG ke Banda Aceh dialihkan melalui jalur laut dari Lhokseumawe. Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengerahkan 30 unit tambahan skid tank LPG dari Integrated Terminal Dumai untuk membantu memperlancar distribusi di wilayah yang jalur Medan-Acehnya masih banyak yang terputus. Penambahan Awak Mobil Tangki dari luar wilayah terdampak turut dilakukan untuk memperkuat armada distribusi, khususnya di Sumatera Utara dan Aceh.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, sebelumnya menyampaikan bahwa dukungan energi menjadi bagian krusial dalam mempercepat proses penyelamatan, distribusi bantuan, dan pemulihan akses publik. Sejak awal dilaporkannya cuaca ekstrem, Pertamina Patra Niaga langsung menyiagakan tim darurat untuk menjaga pasokan energi tetap tersedia di seluruh titik pelayanan, dengan tim distribusi di lapangan terus menyesuaikan pola suplai sesuai kondisi lapangan yang cepat berubah. Selain itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan komitmen Pertamina dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dengan seluruh subholding dan anak usaha bergerak bersama untuk menjaga pasokan BBM dan LPG. Seluruh upaya ini sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. Masyarakat diimbau untuk membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tetap berhati-hati saat melintas di jalur yang masih dalam penanganan. Jika terdapat kendala layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.