Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pertamina Gelar Ekspedisi BBM Kritis Antarpulau ke Zona Bencana

2025-12-02 | 16:47 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T09:47:58Z
Ruang Iklan

Pertamina Gelar Ekspedisi BBM Kritis Antarpulau ke Zona Bencana

Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Selain memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga, perusahaan juga memperkuat armada distribusi dengan mengerahkan Awak Mobil Tangki (AMT) tambahan lintas pulau.

Hingga saat ini, sebanyak 58 AMT dari Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan telah tiba dan mulai bertugas di wilayah operasional Sumatera. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga 80 AMT guna memastikan pengiriman BBM semakin cepat dan menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh AMT yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa para AMT adalah garda terdepan yang berjuang di tengah tantangan medan distribusi untuk memastikan energi tetap sampai ke masyarakat. Salah satu AMT dari Jawa Tengah, Ade, menuturkan motivasinya untuk membantu, dengan mengatakan bahwa dirinya pernah merasakan musibah banjir di Semarang dan memahami kondisi masyarakat. Dukungan dari AMT lokal, seperti Vasco Francisco Silaen dari Medan Labuhan, juga menguatkan semangat kerja sama lintas pulau ini.

Meskipun operasional 19 terminal BBM di Sumatera bagian utara telah kembali normal dan sekitar 90 persen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah terdampak sudah kembali terlayani, sejumlah titik, khususnya di sebagian wilayah Aceh dan Sibolga, masih menghadapi tantangan distribusi karena akses jalan yang terputus. Untuk mengatasi hal ini, Pertamina Patra Niaga memasok BBM ke alat berat milik Kementerian PUPR dalam kemasan drum maupun jeriken guna mempercepat pembukaan jalur yang terdampak. Pengiriman khusus juga dilakukan menggunakan pesawat Hercules TNI AU, termasuk pengangkutan 25 drum Solar dan Pertamax ke Pinangsori, daerah yang masih terisolir dari Sibolga, agar alat berat dapat segera beroperasi membuka jalur logistik dari kedua arah.

Selain itu, operasi bantuan udara terus diperkuat melalui dukungan pasokan avtur untuk Hercules dan helikopter yang melakukan evakuasi serta pengiriman logistik. Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan avtur untuk pergerakan pesawat bantuan tetap terjaga agar akses udara bagi masyarakat tidak terputus.

Di sisi lain, pasokan LPG masih menghadapi tantangan, terutama di Aceh, dengan suplai dialihkan melalui jalur laut dari Lhokseumawe karena akses darat yang belum sepenuhnya pulih. Pertamina Patra Niaga menargetkan distribusi LPG kepada warga dapat dinormalkan secara bertahap dalam dua hari ke depan. Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan bantuan energi total 29.600 liter BBM untuk mendukung operasi evakuasi dan distribusi logistik bagi BNPB, pemerintah daerah, alat berat, hingga dapur umum. Perusahaan juga membuka nomor telepon khusus 0822-7692-9620 bagi instansi yang membutuhkan dukungan energi di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sementara masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk informasi BBM dan LPG. Bantuan kemanusiaan berupa beras, mi instan, telur, dan kebutuhan dasar lainnya juga turut disalurkan.