Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pertamina Amankan Distribusi BBM & LPG di Tengah Darurat Bencana Sumatera

2025-12-05 | 23:14 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T16:14:28Z
Ruang Iklan

Pertamina Amankan Distribusi BBM & LPG di Tengah Darurat Bencana Sumatera

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, terus memperkuat layanan tanggap darurat energi guna memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir dan longsor. Upaya ini dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat mengamankan distribusi energi melalui berbagai jalur. "Upaya tanggap darurat dilakukan melalui jalur darat, laut, hingga udara, guna menjaga layanan energi tetap tersedia bagi masyarakat," ujarnya. Hingga 4 Desember 2025, sebanyak 696 dari total 727 SPBU di Aceh, Sumut, dan Sumbar atau sekitar 96 persen telah kembali beroperasi menyalurkan BBM, dengan beberapa di antaranya bahkan memperpanjang jam layanan hingga 24 jam untuk mengakomodasi lonjakan kebutuhan di area paling terdampak.

Untuk jalur darat, Pertamina Patra Niaga mengerahkan 66 Awak Mobil Tangki (AMT) lintas pulau, mengoperasikan 36 mobil tangki BBM tambahan, serta mengirimkan 30 unit skid tank LPG untuk memperlancar distribusi di wilayah terdampak. Sebanyak 58 AMT dari Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan telah tiba dan mulai bertugas di wilayah operasional Sumatera, dengan target peningkatan hingga 80 AMT. Kondisi infrastruktur yang rusak mendorong Pertamina Patra Niaga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk memasok BBM untuk alat berat Kementerian PUPR yang digunakan untuk membuka jalur. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahkan meminta Pertamina mendistribusikan BBM menggunakan jeriken yang diangkut sepeda motor ke tempat-tempat terisolir. Pertamina juga mengirimkan 105 drum kosong dan 10 Intermediate Bulk Container (IBC) untuk membantu mobilisasi bahan bakar ke area yang sulit dijangkau kendaraan berat.

Distribusi energi juga memanfaatkan jalur laut dan udara. Bersama TNI Angkatan Udara, Pertamina Patra Niaga menyalurkan BBM dan Avtur melalui pesawat Hercules dan pesawat perintis ke Sibolga, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, sebagai dukungan evakuasi dan percepatan pemulihan wilayah sulit terjangkau darat. Untuk pasokan LPG, terutama di Bireuen (Aceh) dan Tapanuli Tengah (Sumut) yang sulit dijangkau, pasokan dialihkan dari hub Sumatera Barat ke Sibolga dan Tapanuli Tengah agar lebih cepat. Untuk Aceh bagian utara, LPG dipasok melalui kapal yang memuat skid tank dari terminal LPG Arun (Lhokseumawe) ke Banda Aceh, diperkirakan tiba pada 5 Desember 2025. Jalur kedua adalah pengiriman tabung isi dari Sumut dan penyiapan gudang darurat di Aceh Barat.

Selain pasokan energi utama, Pertamina Peduli melalui PT Pertamina Lubricants juga menyediakan layanan ganti oli motor gratis bagi warga yang mobilitasnya terganggu akibat bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat hingga 5 Desember 2025. Program ini dijalankan bekerja sama dengan mitra bengkel sebagai bagian dari dukungan pemulihan akses kendaraan roda dua. Bantuan darurat lain seperti sembako, makanan siap saji, perlengkapan keluarga, obat-obatan, selimut, perlengkapan kebersihan, serta dukungan energi untuk operasional alat berat, kendaraan logistik, dan dapur umum juga diserahkan di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung langkah pemerintah dan pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana. Meskipun sempat menerima kritik terkait antrean panjang BBM di Sumut pada 3 Desember 2025, Perwakilan Ombudsman RI Sumut, Herdensi Adnin, kemudian mengapresiasi upaya maksimal Pertamina dalam mendistribusikan energi di tengah bencana. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh unit operasional bekerja maksimal agar ketersediaan dan distribusi energi bagi masyarakat aman dan lancar. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa pengawasan ketat terhadap ketersediaan dan penyaluran BBM maupun LPG terus dilakukan, dan kebutuhan energi masyarakat masih terpenuhi.