Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Menperin Dorong Sektor Industri Optimalkan Magang Berbayar UMP Cetak Talenta Siap Kerja

2025-12-02 | 23:24 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T16:24:00Z
Ruang Iklan

Menperin Dorong Sektor Industri Optimalkan Magang Berbayar UMP Cetak Talenta Siap Kerja

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara aktif mendorong keterlibatan sektor industri dalam Program Magang Nasional, yang merupakan kebijakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi ekonomi nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa pemagangan memiliki nilai strategis dalam mempercepat penyiapan tenaga kerja muda sebelum mereka memasuki dunia industri.

Agus Gumiwang menjelaskan bahwa melalui program pemagangan ini, lulusan perguruan tinggi akan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan riil industri, sekaligus memahami ekosistem kerja modern yang menuntut disiplin, produktivitas, dan kemampuan inovasi. Menperin juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memastikan efektivitas program, khususnya dari pihak pelaku industri yang diharapkan membuka peluang partisipasi. Partisipasi industri diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan tenaga kerja terampil, efisiensi proses rekrutmen, serta peningkatan daya saing industri manufaktur nasional.

Program Magang Nasional ini menyediakan uang saku bagi peserta yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai dengan domisili penyelenggara magang. Bahkan, untuk enam bulan pertama, biaya upah ini dapat ditanggung oleh pemerintah. Program ini menargetkan lulusan baru perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun setelah tanggal ijazah.

Dukungan Kemenperin diwujudkan melalui fasilitasi, pendampingan, serta penyediaan platform layanan pengembangan keterampilan dan promosi karier di sektor industri. Platform digital terpadu seperti siapkerja dan maganghub juga disediakan untuk mempermudah pendaftaran peserta maupun penyelenggara. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya memanfaatkan momentum bonus demografi Indonesia pada tahun 2025, di mana 69 persen penduduk berada pada usia produktif.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli telah mengajak Kemenperin untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan Program Magang Nasional 2025. Program ini telah mencatat respons positif dari lulusan baru perguruan tinggi, dengan 30 persen dari 1,1 juta lulusan baru menyatakan minat mengikuti program tersebut hingga Batch 2. Untuk Batch 1 dan 2, sebanyak 6.334 penyelenggara magang dari perusahaan dan kementerian/lembaga telah terlibat, dengan total 221.541 peserta yang mendaftar.

Pemerintah menargetkan 100.000 peserta magang nasional pada tahun ini, dengan Batch 3 yang dibuka pada awal Desember 2025 menargetkan 25.000 peserta. Pendaftaran Batch 3 dibuka mulai 4 hingga 7 Desember 2025, dengan Kick Off Program Pemagangan Batch III dijadwalkan pada 16 Desember 2025. Menaker Yassierli menegaskan pentingnya kurasi penyelenggara magang agar perusahaan yang terlibat memiliki standar kompetensi tinggi dan tidak hanya menawarkan posisi pemasaran dan penjualan.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap Program Magang Bergaji UMP ini, dengan target menyiapkan 20.000 peserta. Kadin menilai program ini dapat meningkatkan produktivitas industri dan mempercepat penyerapan tenaga kerja terampil, khususnya bagi generasi milenial dan generasi Z.