:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020527/original/046868200_1578913888-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-2.jpg)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan sejarah baru pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Desember 2025, setelah berhasil mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH). IHSG ditutup menguat 0,33% atau naik 28,41 poin ke level 8.640,19. Capaian ini menjadi rekor penutupan tertinggi terbaru bagi indeks utama bursa Indonesia, melanjutkan tren positif yang telah mencetak 22 ATH sepanjang tahun ini, dengan 21 di antaranya terjadi pada periode Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini didorong oleh performa cemerlang sektor saham industri yang memimpin penguatan dengan kenaikan hingga 4,78%. Sektor infrastruktur juga turut berkontribusi positif dengan kenaikan 1,84%, diikuti oleh sektor kesehatan yang naik 1,52%, serta sektor energi dan konsumsi siklikal yang masing-masing menguat 0,67% dan 1,41%.
Optimisme investor menguat di tengah harapan penurunan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed). Data pekerjaan baru Amerika Serikat yang melemah telah memberikan harapan bahwa The Fed dapat memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan 9-10 Desember 2025 mendatang. Dari dalam negeri, Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di angka 5% pada 2025 dan 2026, serta 5,1% pada 2027, didukung oleh konsumsi domestik yang kuat dan kinerja ekspor yang solid.
Total nilai transaksi perdagangan saham hari ini mencapai Rp21,19 triliun, melibatkan 51,36 miliar lembar saham yang berpindah tangan dalam 2,79 juta kali transaksi. Sebanyak 358 saham menguat, sementara 302 saham melemah dan 140 saham stagnan. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp1,70 triliun di seluruh pasar, meskipun terjadi penjualan bersih sebesar Rp182,09 miliar di pasar reguler. Beberapa saham di sektor industri seperti PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melesat 13,2% dan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) menguat 9,46%, menjadi bagian dari pendorong utama laju IHSG. Sementara itu, saham-saham seperti IPOL, NATO, dan TRUE tercatat sebagai top gainers dengan kenaikan masing-masing 34,95%, 34,48%, dan 34,12%.