Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

CMNP Jamin Kelancaran Jalan Tol Sambut Libur Nataru

2025-12-03 | 06:12 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T23:12:31Z
Ruang Iklan

CMNP Jamin Kelancaran Jalan Tol Sambut Libur Nataru

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) telah menegaskan kesiapan ruas-ruas jalan tol yang dikelolanya untuk menghadapi puncak arus lalu lintas selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), serta proyeksi Mudik Lebaran 2025. Kesiapan ini menjadi fokus perseroan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat, sekaligus menopang prospek bisnis dan kinerja saham di masa mendatang.

Direktur Keuangan CMNP, Hasyim, menyampaikan bahwa Perseroan telah mengantisipasi pola pergerakan lalu lintas. Ruas-ruas tol dalam kota yang dikelola CMNP Group, seperti Jakarta Intra Urban Toll Road (JIUT), diproyeksikan akan mengalami penurunan volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) sekitar 20% hingga 30% selama Nataru, seiring dengan mobilisasi masyarakat ke luar daerah. Namun, sebaliknya, ruas tol yang menghubungkan ke area wisata dan destinasi strategis, seperti Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), justru diperkirakan akan mengalami kenaikan trafik. Tol Cisumdawu, yang baru dioperasikan secara penuh, diprediksi mencatat kenaikan trafik sekitar 34% karena perannya sebagai koridor penghubung Bandung dengan tempat wisata di sekitarnya, Bandara Kertajati, serta kota-kota lain di Jawa Barat. Secara operasional, CMNP memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sesuai dengan imbauan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Dari sisi kinerja keuangan, CMNP mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 2,72 triliun dengan laba bersih Rp 901,26 miliar hingga kuartal III 2024, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk sepanjang tahun 2024, Perseroan menargetkan pendapatan mencapai Rp 3,11 triliun. Meski demikian, CMNP optimis menatap tahun 2025 dengan target pendapatan konsolidasi sebesar Rp 4,865 triliun, atau naik signifikan 35,87% dari proyeksi 2024. Peningkatan ini didorong oleh ekspektasi kenaikan tarif tol dan volume LHR di berbagai ruas yang dikelola CMNP Group. Laba usaha konsolidasi diperkirakan juga akan meningkat menjadi Rp 2,002 triliun pada tahun 2025, naik 10,04% dari tahun 2024.

Pada semester I 2025, laba bersih CMNP tercatat sebesar Rp 472,4 miliar, menurun 14,4% secara tahunan, terutama akibat kenaikan beban keuangan dan biaya operasional. Meskipun demikian, EBITDA Perseroan tetap solid dengan kenaikan 0,84% menjadi Rp 993,5 miliar. Hasyim menegaskan bahwa pertumbuhan EBITDA di tengah tekanan biaya menunjukkan kekuatan bisnis jalan tol Perseroan.

Saat ini, CMNP juga tengah gencar melanjutkan beberapa proyek strategis. Progres konstruksi Jalan Tol Harbour Road (HBR) II Elevated sepanjang 9,69 km telah mencapai 20,97% pada Desember 2024 dan ditargetkan mencapai 69,97% pada akhir 2025. Sementara itu, proyek Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi 3 dan 4 masih dalam tahap pembebasan lahan yang telah mencapai 42,63%, dengan harapan selesai pada tahun 2026 dan terintegrasi dengan jalan tol Bogor Ring Road. Selain itu, pembangunan rest area di ruas Tol Cisumdawu juga terus dikebut dan ditargetkan dapat beroperasi saat Lebaran 2026. Anggaran belanja modal (capex) CMNP untuk tahun 2024 terserap sebesar Rp 2,893 triliun, dengan alokasi besar untuk proyek HBR II dan Desari Seksi 3 dan 4. Untuk tahun 2026, capex diproyeksikan akan meningkat menjadi Rp 6,1 triliun dari Rp 3,21 triliun pada tahun 2025. Perseroan juga baru-baru ini memenangkan gugatan yang mengesahkan kembali statusnya sebagai pengelola ruas Jalan Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.

Secara nasional, Kementerian Pekerjaan Umum juga telah mengkonfirmasi kesiapan 3.020 km jalan tol operasional dan pembukaan 120,4 km ruas fungsional untuk mendukung kelancaran Nataru 2024/2025. Kementerian Perhubungan memprediksi potensi pergerakan masyarakat mencapai 110,67 juta orang selama Nataru, dengan puncak arus pergi pada 24 dan 31 Desember 2024, serta puncak arus balik pada 1-2 Januari 2025. Kesiapan infrastruktur dan layanan tol CMNP ini diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan di tengah potensi peningkatan volume trafik dan penyesuaian tarif, yang pada akhirnya dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham CMNP.