Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

detikcom Awards 2025: Sampoerna Juara Inovasi Berkelanjutan

2025-11-28 | 15:08 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T08:08:45Z
Ruang Iklan

detikcom Awards 2025: Sampoerna Juara Inovasi Berkelanjutan

PT HM Sampoerna Tbk telah meraih penghargaan sebagai Perusahaan dengan Inovasi Berkelanjutan dan Berdampak pada ajang bergengsi detikcom Awards 2025 yang diselenggarakan di The Westin Jakarta pada Selasa, 25 November 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen kuat Sampoerna dalam mengimplementasikan inovasi yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada penciptaan praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di seluruh rantai nilai, serta memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam perjalanannya, Sampoerna telah menunjukkan investasi signifikan senilai US$330 juta, atau setara dengan Rp5,4 triliun, untuk mendirikan fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap berteknologi kelas dunia di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara dan ketujuh di dunia, dilengkapi dengan Laboratorium Penelitian dan Pengembangan (Advanced Lab) berstandar global. Laboratorium tersebut didukung oleh sekitar 200 tenaga ahli Indonesia yang berkualifikasi tinggi, termasuk saintis, insinyur, dan staf pendukung, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia unggul dan inovasi berbasis sains. Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, juga menekankan bahwa perusahaan menempatkan prioritas tinggi pada pengembangan modal manusia sebagai elemen fundamental dalam keberlanjutan korporasi dan kesejahteraan masyarakat luas.

Sampoerna juga telah berperan aktif dalam mendorong pemerataan ekonomi berkelanjutan dengan mengekspor produk tembakau inovatif bebas asap maupun rokok konvensional ke 35 negara. Kehadiran produk tembakau bebas asap ini juga menjadi katalisator kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan nilai tambah bagi negara, serta meningkatkan penyerapan hasil produksi tembakau dan cengkeh asli Indonesia dari petani lokal.

Selain itu, Sampoerna telah menjalin kemitraan dengan 600 UMKM di 20 kota, membuka lebih dari 1.300 lapangan kerja. Ekosistem distribusi produk perusahaan juga melibatkan lebih dari 180.000 anggota Sampoerna Retail Community (SRC). Dalam lingkup pemberdayaan UMKM, Sampoerna juga menerima penghargaan Digital Innovation for Sustainable Impact dalam ajang Digital Innovation Awards 2025. Melalui program SRC, lebih dari 250 ribu toko kelontong di seluruh Indonesia telah diberdayakan, dengan aplikasi AYO by SRC yang memfasilitasi lebih dari 11,5 juta transaksi senilai lebih dari US$1 miliar. Program Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) juga menjadi pusat pelatihan kewirausahaan untuk peningkatan kapasitas UMKM. Ivan Cahyadi menyampaikan bahwa penghargaan ini didedikasikan kepada 347 ribu UMKM binaan Sampoerna yang tersebar di seluruh Indonesia, yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi digitalisasi UMKM.

Komitmen terhadap lingkungan juga menjadi fokus Sampoerna, di mana perusahaan berupaya mengurangi jejak karbon, mengelola air, dan melestarikan keanekaragaman hayati. Perusahaan berhasil mengurangi jejak karbon sebesar 13,5% dari tahun 2016 hingga 2019 dan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan standar Alliance for Water Stewardship (AWS) di pabrik Sukorejo.