:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
Pasar kripto global menunjukkan tren penguatan pada Jumat, 28 November 2025, dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) memimpin kenaikan di tengah optimisme pasar. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat menguat sekitar 0,52 persen dalam sehari terakhir, mencapai level USD 3,11 triliun atau setara Rp 51.741 triliun.
Bitcoin, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, melanjutkan penguatannya dan diperdagangkan di kisaran USD 91.201 per koin pada pukul 07.15 WIB, atau setara Rp 1,51 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.636 per dolar AS. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 1,14 persen, dan mencatatkan kenaikan 4,72 persen dalam sepekan. Beberapa data lain juga menunjukkan Bitcoin menembus level USD 91.498 per koin atau Rp 1,52 miliar. Penguatan ini didorong oleh pulihnya minat risiko di pasar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada Desember mendatang, yang diperkirakan memiliki peluang 84,7 persen. Selain itu, minat investor institusional juga meningkat, didukung oleh proposal Nasdaq untuk menaikkan batas kontrak opsi ETF Bitcoin, yang berpotensi menarik masuknya investor besar. Para 'whale' Bitcoin (investor dengan kepemilikan besar) dilaporkan kembali memasuki fase akumulasi setelah beberapa bulan melakukan aksi jual.
Tak ketinggalan, Ethereum (ETH) juga terpantau menguat pada perdagangan hari ini. ETH naik tipis 0,01 persen dalam sehari terakhir dan menguat 5,01 persen dalam sepekan, dengan harga berada di level Rp 50,1 juta per koin. Penguatan Ethereum juga didukung oleh masuknya dana ke ETF spot Ethereum, yang mencatat $60,8 juta dalam arus masuk bersih kemarin, dengan ETF BlackRock (ETHA) memimpin $50,2 juta. VanEck juga diketahui telah mendepositkan 12.600 ETH senilai sekitar $37,9 juta pada 28 November. Ethereum semakin dikenal sebagai aset yang menghasilkan imbal hasil melalui staking, menjadikannya menarik bagi corporate treasuries yang mencari alternatif selain cadangan kas berimbal hasil rendah di tengah inflasi.
Meskipun sentimen pasar mulai membaik, beberapa analis memperingatkan bahwa penguatan ini bisa jadi merupakan rebound teknikal setelah pasar mengalami tekanan jual yang signifikan sepanjang November. Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear and Greed Index) menunjukkan peningkatan sentimen dari 11 menjadi 22, meskipun masih berada dalam kategori "Ketakutan Ekstrem". Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga mulai menunjukkan sinyal bullish untuk Bitcoin. Kondisi pasar kripto saat ini, dengan pemulihan pasca-Thanksgiving, menyerupai pola yang terlihat pada tahun 2022 dan 2023, yang dapat mengisyaratkan pergerakan harga yang menentukan di bulan Desember.
Di luar Bitcoin dan Ethereum, aset kripto utama lainnya menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Binance Coin (BNB) menguat 0,64 persen dalam 24 jam terakhir, meskipun masih turun tipis dalam sepekan. Sementara itu, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) menunjukkan koreksi harian namun masih menguat secara mingguan. XRP juga terpantau turun tipis dalam sehari tetapi menguat dalam sepekan, sedangkan Dogecoin (DOGE) melemah dalam satu hari terakhir.