:strip_icc()/kly-media-production/medias/3982435/original/087260400_1648860357-WhatsApp_Image_2022-04-01_at_1.31.35_PM.jpeg)
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 senilai USD 30 juta kepada para pemegang sahamnya. Jumlah ini setara dengan Rp 499,83 miliar, menggunakan asumsi nilai tengah rata-rata kurs Bank Indonesia pada 1 Desember 2025 sebesar Rp 16.661 per dolar AS. Keputusan pembagian dividen interim ini diambil berdasarkan hasil rapat direksi dan dewan komisaris yang disetujui pada 1 Desember 2025.
Pembagian dividen interim ini didasarkan pada data keuangan perusahaan per 30 September 2025. Pada periode tersebut, Archi Indonesia mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 70,47 juta. Selain itu, perseroan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 233,11 juta serta total ekuitas mencapai USD 343,95 juta. Dengan jumlah saham beredar sekitar 24,84 miliar saham, manajemen belum merinci nilai dividen per saham yang akan dibagikan.
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen interim ARCI untuk tahun buku 2025:
* Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 10 Desember 2025.
* Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan jatuh pada 11 Desember 2025.
* Cum dividen di pasar tunai adalah pada 12 Desember 2025.
* Ex dividen di pasar tunai pada 15 Desember 2025.
* Tanggal pencatatan (recording date) bagi pemegang saham yang berhak atas dividen adalah 12 Desember 2025.
* Pembayaran dividen interim akan dilakukan pada 16 Desember 2025.
Informasi ini memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya, di mana PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2023. Keputusan tidak membagikan dividen pada tahun 2023 tersebut didasarkan pada kebutuhan arus kas perusahaan untuk perbaikan dan pengembangan. Kebijakan dividen perusahaan biasanya adalah membayar dividen hingga 80% dari laba bersih setiap tahun, dimulai pada tahun 2022 sehubungan dengan laba bersih tahun 2021, dengan tunduk pada arus kas, rencana investasi, dan peraturan yang berlaku.