Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pakistan Meretas Masa Depan Keuangan: Stablecoin Nasional Jadi Pilar Digitalisasi

2025-12-08 | 22:28 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-08T15:28:34Z
Ruang Iklan

Pakistan Meretas Masa Depan Keuangan: Stablecoin Nasional Jadi Pilar Digitalisasi

Pakistan sedang mempersiapkan peluncuran stablecoin nasional pertamanya, sebuah langkah signifikan yang menandai era baru dalam digitalisasi keuangan negara tersebut. Inisiatif ini dipimpin oleh Ketua Otoritas Pengatur Aset Virtual Pakistan (PVARA), Bilal Bin Saqib, yang secara tegas menyatakan bahwa Pakistan "pasti akan meluncurkan" stablecoin. Stablecoin ini, yang akan didukung oleh rupee Pakistan, bertujuan untuk memodernisasi sektor keuangan, mengurangi biaya pengiriman uang, memperluas adopsi aset digital, dan meningkatkan inklusi keuangan bagi populasi yang belum memiliki rekening bank.

Pengumuman ini datang di tengah dorongan kuat Pakistan untuk merangkul inovasi keuangan digital dan memposisikan diri di garis depan perkembangan global. Salah satu tujuan utama dari stablecoin ini adalah untuk membantu dalam penjaminan utang pemerintah. Pakistan juga secara aktif mengembangkan mata uang digital bank sentral (CBDC) sendiri, dengan prototipe yang sedang dikembangkan oleh State Bank of Pakistan (SBP) bekerja sama dengan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Kerangka kerja regulasi yang kuat menjadi fondasi bagi inisiatif ini. Peraturan Aset Virtual tahun 2025, yang mulai berlaku pada 8 Juli 2025, membentuk PVARA sebagai badan pengatur independen untuk mengawasi dan meregulasi sektor aset virtual. PVARA memiliki mandat untuk lisensi entitas terkait kripto, menerapkan peraturan, menyelidiki transaksi mencurigakan, melindungi konsumen, dan memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah melalui regulatory sandbox.

Pejabat tinggi pemerintah dan lembaga keuangan telah menegaskan komitmen Pakistan terhadap lingkungan regulasi yang transparan dan aman. Menteri Keuangan Senator Muhammad Aurangzeb, bersama Ketua PVARA Bilal Bin Saqib dan eksekutif senior dari bursa mata uang kripto global Binance, termasuk CEO Richard Teng, baru-baru ini mengadakan pertemuan konsultatif mengenai Kerangka Aset Digital Nasional. Pertemuan ini berfokus pada langkah-langkah selanjutnya untuk membangun ekosistem aset digital yang aman, transparan, dan inovatif, termasuk desain on/off-ramp, kontrol AML/CFT (Anti Pencucian Uang/Pendanaan Terorisme) yang lebih ketat, dan integrasi yang lebih luas dari institusi keuangan yang diatur.

Pakistan diakui sebagai salah satu pasar aset digital yang paling aktif secara global, menduduki peringkat ketiga dalam Indeks Adopsi Kripto Global Chainalysis tahun 2025. Presiden Asosiasi Bank Pakistan, Zafar Masud, memperkirakan bahwa negara ini dapat membuka potensi pertumbuhan terkait kripto sebesar $20 miliar hingga $25 miliar.

Selain stablecoin dan CBDC, Pakistan juga telah mengambil langkah proaktif lainnya dalam ruang aset digital. Awal tahun ini, Pakistan memperkenalkan Cadangan Bitcoin Strategis yang dikelola pemerintah dan mengalokasikan 2.000 megawatt (MW) listrik dalam fase pertama inisiatif nasional untuk mendukung penambangan Bitcoin dan pusat data kecerdasan buatan (AI). Langkah-langkah ini menunjukkan ambisi Pakistan untuk menjadi pusat digital yang maju, didukung oleh pemuda yang melek teknologi dan komitmen terhadap keuangan terdesentralisasi.