Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Blue Bird Panen Laba Rp 446 Miliar dalam Setengah Tahun, Kinerja Taksi Melonjak 3%

2025-12-06 | 16:42 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T09:42:41Z
Ruang Iklan

Blue Bird Panen Laba Rp 446 Miliar dalam Setengah Tahun, Kinerja Taksi Melonjak 3%

PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja finansial yang solid sepanjang semester pertama tahun 2025. Emiten transportasi tersebut berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 339,1 miliar, melonjak signifikan sebesar 27,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan bersih perseroan yang mencapai Rp 2,67 triliun pada paruh pertama 2025, meningkat sekitar 15% dari periode yang sama tahun 2024. Kontribusi positif ini tidak lepas dari performa kuat di kuartal II 2025, di mana pendapatan Blue Bird tercatat tumbuh 13,3%, sementara laba bersih dan EBITDA masing-masing meningkat 15,6% dan 17,7% dibandingkan kuartal II tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan merata di seluruh lini layanan, dengan segmen taksi mencatatkan kenaikan 11,7%. Sementara itu, segmen non-taksi, yang meliputi sewa mobil dan bus, shuttle, logistik, jual beli, dan perawatan kendaraan, menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi mencapai 17,1%. Diversifikasi portofolio usaha yang semakin sehat ini terlihat dari kontribusi 69% pendapatan berasal dari layanan taksi dan 31% dari non-taksi.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto (Andre) Djokosoetono, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika industri. Ia menekankan pentingnya efisiensi operasional, penguatan transformasi digital, dan perluasan layanan berbasis kebutuhan pelanggan melalui berbagai kanal, produk, dan sistem pembayaran. Salah satu inisiatif digital yang menunjukkan peningkatan signifikan adalah penggunaan fitur Fixed Price pada aplikasi MyBluebird, yang tercatat meningkat lebih dari tiga kali lipat secara tahunan pada semester I 2025.

Selain laba bersih dan pendapatan, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) perseroan juga tumbuh 21% menjadi Rp 671,9 miliar di semester pertama 2025. Ini menandakan peningkatan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba kotor, yang marjinnya meningkat menjadi 33,2% per Juni 2025 dari 31,7% pada periode yang sama tahun 2024. Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan dengan menjadi konstituen Indeks SRI-KEHATI selama dua tahun berturut-turut, serta terus memperluas peran sebagai operator dalam kolaborasi dengan Transjakarta untuk mendukung sistem transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta.